Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ghufron Hormati Rencana Gugatan Kepres Pengangkatan Dirinya

Komisioner KPK Nurul Ghufron menghormati upaya koalisi masyarakat sipil anti korupsi yang berencana menggungat Kepres pengangkatan dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 11 Maret 2020  |  16:13 WIB
Wakil Ketua KPK terpilih Nurul Ghufron. - Antara/Zumrotun Solichah
Wakil Ketua KPK terpilih Nurul Ghufron. - Antara/Zumrotun Solichah

Bisnis.com, JAKARTA - Komisioner KPK Nurul Ghufron menghormati upaya koalisi masyarakat sipil anti korupsi yang berencana menggungat Kepres pengangkatan dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Ini indikator kesadaran warga negara Indonsia sudah tinggi ihwal penyelesaian masalah di hadapan hukum,” tuturnya di kompleks gedung KPK, Rabu (11/3/2020).

Rencana gugatan itu, menurutnya, akan memberikan pelajaran dan teladan bagi masyarakat luas dalam rangka mencari kebenaran di hadapan hukum.

Ihwal materi gugatan itu, Ghufron mengimbuhkan, biar proses hukum yang akan memutuskan.“Kami mengaggap lawan di bidang hukum adalah sahabat dalam mencari kebenaran,”tuturnya.

Koalisi masyarakat sipil anti korupsi berencana untuk melayangkang gugatan terhadap keputusan Presiden Nomor 129/P tahun 2019 tentang Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atas nama Nurul Ghufron ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menerangkan upaya ini diambil berdasarkan Undang-Undang KPK baru tepatnya Pasal 29 huruf e yang menyebutkan usia minimal pimpinan KPK ialah 50 tahun. Sedangkan, Kurnia membeberkan, usia Nurul Ghufrom masih 45 tahun.

“proses pemaksaan untuk tetap mengangkat Nurul Ghufron menggambarkan bahwa Presiden tidak memahami substansi dari UU KPK baru,” kata Kurnia melalui pesan tertulis, pada Rabu (11/3/2020).

Tak Hanya itu, Kurnia juga menerangkan, kejadian ini memperlihatkan secara gamblang ketidakcermatan pembentuk undang-undang, yakni DPR dan Presiden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Pimpinan KPK PTUN
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top