Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kecelakaan Perahu Paspampres, Raja dan Ratu Belanda Belum Pasti ke Kalteng

Sesuai agenda Pemprov Kalteng pada Selasa (10/3/2020), akan dilaksanakan rapat koordinasi wilayah pengamanan VVIP kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  11:40 WIB
Raja Belanda Willem-Alexander. - Dokumen resmi Istana Kerajaan Belanda
Raja Belanda Willem-Alexander. - Dokumen resmi Istana Kerajaan Belanda

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran belum bisa memastikan kunjungan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti ke daerah itu setelah insiden perahu cepat bermotor (speedboat)  di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Senin (9/3/2020).

"Kami belum tahu apakah dari Kerajaan Belanda jadi atau tidaknya. Nanti kami akan berhubungan dengan pihak kerajaan dan juga Kementerian Luar Negeri," kata dia di Palangka Raya, Selasa (10/3/2020).

Sesuai agenda Pemprov Kalteng pada Selasa (10/3/2020), akan dilaksanakan rapat koordinasi wilayah pengamanan VVIP kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng.

Seperti direncanakan sebelumnya, Raja dan Ratu Belanda akan berkunjung ke sejumlah tempat di Palangka Raya pada 11-13 Maret, di antaranya ke Taman Nasional Sebangau, Nyaru Menteng, Taman PKK Betang Temanggung Tilung, serta Stadion Tuah Pahoe.

Namun, saat pengecekan lokasi guna mengamankan tamu VVIP kunjungan Raja dan Ratu Belanda di Sungai Sebangau, terjadi kecelakaan sungai dialami oleh tim. Melalui upaya pencarian hingga malam hari, 27 korban kecelakaan berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Gubernur Sugianto turun ke lapangan, ikut melakukan pencarian para korban kecelakaan hingga evakuasi. Setelah semua ditemukan, Sugianto juga langsung menjenguk para korban yang dirawat di rumah sakit.

"Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat di Kalteng, saya menyampaikan duka cita yang mendalam untuk keluarga korban," katanya.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya belum menerima informasi terkait dengan perubahan rencana kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Palangka Raya.

"Belum ada yang namanya pengulangan susunan acara atau 'schedule'," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

raja belanda kalimantan tengah

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top