Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konglomerat dan Pendiri Lotte Group Shin Kyuk-ho Meninggal Dunia

Pendiri Lotte group, Shin Kyuk-ho meninggal dalam usia 97 tahun pada hari Minggu (19/1/2020).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  06:52 WIB
Pendiri Lotte Group Shin Kyuk-ho tiba untuk diadili di pengadilan di Seoul, Korea Selatan, 20 Maret 2017. - Antara
Pendiri Lotte Group Shin Kyuk-ho tiba untuk diadili di pengadilan di Seoul, Korea Selatan, 20 Maret 2017. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pendiri Lotte group, Shin Kyuk-ho meninggal dalam usia 97 tahun pada hari Minggu (19/1/2020).

Shin merupakan salah satu konglomerat terbesar dan terkenal di Korea Selatan. Dia terakhir dikabarkan menderita demensia dan komplikasi penyakit usia tua.

Shin beristrikan warga Jepang memiliki dua anak laki-laki dan seorang perempuan.

Shin yang lahir di Ulsan pada usia 18 tahun berlayar ke Jepang untuk menguji keberuntungan. Dia mendirikan pabrik permen karet yang diberi nama Lotte di Tokyo, Jepang pada tahun 1948. Saat itu Perang Dunia II baru saja berakhir.

Bisnisnya kemudian berkembang tak lagi hanya ritel, tapi juga hotel, hiburan, dan kimia.

Shin bersama anak laki-laki keduanya terjerat hukum atas salah urus dan manipulasi sehingga membuat kerugian US$ 72 juta. Shin dijatuhi hukuman empat tahun penjara, namun kemudian diizinkan menjadi tahanan rumah karena usia yang sudah uzur.

Shi merupakan satu dari lima konglomerat pertama Korea Selatan yang disebut sebagai chaebol atau grup bisnis yang dikendalikan anggota keluarga.

Lima chaebol itu adalah Lotte, Samsung, Hyundai, LG, dan SK. Dengan kematian Shin, maka kelima konglomerat terbesar Korea Selatan sudah tiada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lotte korea selatan

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top