Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, Albertina Ho, Harjono Sambangi Istana, Jadi Dewan Pengawas KPK?

Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar, mantan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Alberita Ho, Peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris, dan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Harjono menyambangi Istana Negara. Mau dilantik jadi Dewan Pengawas KPK?
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 Desember 2019  |  13:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo akan melantik Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Sosok calon Dewan Pengawas yang sebelumnya masih ditutupi sekarang mulai terkuak. Berdasarkan pantauan Bisnis, ada empat orang tokoh nasional yang merapat ke Istana Presiden.

Keempat orang tersebut, yaitu mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar, mantan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Alberita Ho, Peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris, dan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Harjono.

Syamsuddin Haris mengatakan sudah menerima pinangan Presiden Joko Widodo untuk menjadi Dewas Pengawas KPK.

"[Dikabari] semalam. Kita akan ingin menegakan pemerintah yanh bersih dengan memperkuat KPK," katanya di Istana Presiden, Jumat (20/12/2019).

Menurutnya, pelantikan Komisioner dan Dewan Pengawas KPK yang baru merupakan peluang Presiden Joko Widodo untuk menunjukkan komitmennya memberantas korupsi.

Terkait revisi UU KPK yang diketok beberapa bulan lalu, Syamsuddin menilai Jokowi dalam posisi terjepit.

"Memang waktu UU KPK direvisi tampaknya beliau [Presiden], tidak bisa menghindar sebab semua parpol mendukung revisi itu," lanjutnya.

Sementara itu, mantan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Albertina Ho tidak banyak berbicara terkait pelatikannya sebagai salah satu Dewan Pengawas KPK.

"Bari dikasih tahu. Baru dikasih undangan ini. Jadi saya gak tahu. Inikan perintah jadi kalau diperintahkan kita sebagai warga negara, kita siap," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

revisi uu kpk dewan pengawas KPK
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top