Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KASN Sebut Tak Semua ASN Bisa Bekerja Fleksibel

"Tak semua jabatan bisa fleksibel. Terkait pelayanan publik tetap seperti biasa," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta,Sabtu (7/12/2019).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 Desember 2019  |  14:38 WIB
Aparatur Sipil Negara (ASN) - ANTARA/Irwansyah Putra
Aparatur Sipil Negara (ASN) - ANTARA/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan tidak Aparatur Sipil Negara bisa bekerja secara fleksibel. Hal ini menanggapi wacana fleksibilitas kerja ASN.

Komisioner KASN Rudiarto Sumarwono menyatakan salah satu yang tidak bisa dilakukan dengan cara kerja fleksibel adalah terkait pelayanan publik.

"Tak semua jabatan bisa fleksibel. Terkait pelayanan publik tetap seperti biasa," ujar dia dalam sebuah diskusi di Jakarta,Sabtu (7/12/2019).

Berkaca dari Australia, Rudiarto mengatakan hanya PNS dengan performa tinggi yang dapat bekerja fleksibel. Dia juga menekankan hasil dari kerja fleksibel ini harus terjaga.

"Inilah artinya konsep sebenarnya, artinya tidak semua PNS bisa bekerja seperti itu, ada mekanisme, siapa yang bekeria di rumah dengan sistem kinerja yang terpadu. Yang penting outputnya terjaga," kata dia.

Rudiarto juga menjelaskan soal penyusunan kerja fleksibel alias Flexible Work Arrangement (FWA). Pertama, ASN bisa bekerja tidak hanya di kantor tetapi juga di tempat lain.

"Kedua pekerjaan bisa dilakukan pada waktu lain, dan yang ketiga pekerjaannya bisa dilakukan oleh lebih dari satu pegawai," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dikabarkan tengah menguji coba fleksibilitas kerja aparatur sipil negara (ASN) tanpa bekerja di kantor per 1 Januari 2020.

Uji coba itu akan dilakukan kepada 1.000 ASN di lingkungan Bappenas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ASN kasn
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top