Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Kaji Kewajiban 7 Milenial Stafsus Jokowi Serahkan LHKPN

Komisi Pemberantasan Korupsi tengah mengkaji sejauh mana kewajiban 7 milenial staf khusus Presiden Joko Widodo melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 22 November 2019  |  22:55 WIB
Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan tujuh orang staf khusus dari kalangan milenial. - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan tujuh orang staf khusus dari kalangan milenial. - Bisnis/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tengah mengkaji sejauh mana kewajiban 7 milenial staf khusus Presiden Joko Widodo melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"Kami sedang mengkaji lebih lanjut apakah tujuh staf khusus ini termasuk pejabat negara atau penyelenggara negara yang wajib lapor LHKPN," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (22/11/2019).

Febri mengatakan jika staf khusus tersebut termasuk Eselon I atau yang disetarakan, maka termasuk penyelenggara negara sesuai Pasal 2 UU Nomor 28 Tahun 1999 khususnya di pasal 2. 

"Jika mereka bertujuh berada pada setingkat eselon I maka tentu wajib lapor LHKPN," kata Febri.

Namun demikian, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu ketujuh stafsus milenial tersebut apakah masuk dalam kategori wajib lapor LHKPN. 

"Kalau memang posisi mereka setingkat eselon I maka tentu kami tunggu juga laporan LHKPN-nya," kata Febri.

Febri mengaku bahwa stafsus presiden sebelumnya melaporkan LHKPN. Namun, lantaran konteks kali ini ada hal yang berbeda, maka patut untuk dilihat lebih jauh.

Adapun 7 Stafsus Milenial Presiden Joko Widodo adalah:

  1. Adamas Belva Syah Devara (29), Founder dan CEO Ruangguru
  2. Putri Tanjung (23), Founder dan CEO Creativepreneur
  3. Andi Taufan Garuda Putra (32), Founder dan CEO Amartha
  4. Ayu Kartika Dewi (36), Pendiri Gerakan Sabang Merauke
  5. Gracia Billy Mambrasar (31), Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
  6. Angkie Yudistia (32), Pendiri Thisable Enterprise
  7. Aminuddin Ma'ruf (33), Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)
  8.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Staf Khusus Presiden Jokowi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top