Rektor Baru ITB : Reini D. Wirahadikusumah Perempuan Pertama Pimpin Kampus Ganesha

Intitut Teknologi Bandung kini memiliki rektor baru yang akan memimpin untuk periode 2020-2025. Reini D. Wirahadikusumah merupakan rektor perempuan pertama di Kampus Ganesha.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 08 November 2019  |  20:15 WIB
Loading the player ...
Reini D. Wirahadikusumah Rektor Terpilih ITB periode 2020-2025 - youtube/ITB

Bisnis.com, JAKARTA - Intitut Teknologi Bandung kini memiliki rektor baru yang akan memimpin untuk periode 2020-2025. Reini D. Wirahadikusumah merupakan rektor perempuan pertama di Kampus Ganesha.

Ganesha dalam logo ITB mencerminkan ilmu pengetahuan 

Melalui siaran pers dan berita acara yang diterima Bisnis, diinformasikan bahwa Sidang dengan agenda Pemilihan dan Penetapan Rektor ITB 2020-2025 dilaksanakan di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Majelis Wali Amanat (MWA) ITB telah menetapkan dan mengesahkan Reini D. Wirahadikusumah sebagai Rektor ITB Periode 2020-2025 terpilih.

Ketua MWA ITB Yani Panigoro mengatakan pemilihan rektor telah selesai dan tinggal menunggu pelantikan yang direncanakan pada 20 Januari 2020, ini sesuai dengan habisnya masa jabatan Rektor ITB saat ini yaitu Kadarsah Suryadi.

"Berakhirnya pemilihan ini tentu melelahkan di satu sisi, namun juga menggembirakan di sisi lain. Saya kira, kami semua di MWA, SA, Panitia, dan civitas akademika ITB semuanya bergembira karena tugas pemilihan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Juga yakin bahwa rektor terpilih turut bergembira," jelas Yani.

Yani menambahkan, setelah ini, tugas berat menanti civitas akademika ITB terutama rektor terpilih. Yani mengatakan banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari keberlanjutan peningkatan internal ITB, urusan eksternal ITB, sampai pada WCU yang telah ditargetkan paling tidak ITB masuk dalam 200 besar Perguruan Tinggi dunia pada 2025.

"Keseluruhannya dimaksudkan untuk ITB yang kuat, mendukung pembangunan bangsa, maupun kontribusi untuk dunia," ujar Yani.

Yani menekankan soal tantangan yang lebih berat lagi karena sekarang dan ke depan, situasi perubahan demikian cepat dan ada disrupsi, terutama konsekuensi dari perkembangan ilmu dan teknologi yang pesat.

"Ini akan menjadi tugas berat bagi rektor terpilih beserta timnya tentu," kata Yani.

Yani menghimbau agar rektor terpilih memanfaatkan gagasan terbaiknya secara optimal dan dapat mengajak semua pihak berkolaborasi untuk keberhasilan.

Pemilihan Rektor ITB dimulai sejak awal Agustus 2019, tahap pertama mulai dari pendaftaran sampai penetapan 30 nomine pada 11 September 2019.

Tahap kedua, MWA telah melakukan seleksi dan menetapkan 10 bakal calon . Tahap ketiga, proses pemilihan tiga calon rektor oleh Senat Akademik (SA) ITB.

Terakhir, tahap keempat, yaitu pemilihan rektor ITB melalui sidang tertutup MWA ITB, yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Gubernur Jawa Barat, serta anggota MWA ITB lainnya. 

Reini D. Wirahadikusumah berasal dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB dengan kelompok keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi. Reini telah berkiprah di ITB sekitar 25 tahun.

Dalam video Nomine Rektor ITB 2020-2025 di akun Youtube Intitut Teknologi Bandung, Reini mengungkapkan jika terpilih sebagai rektor, pihaknya ingin menjadi bagian dari perubahan ITB.

"Transformasi tidak mudah untuk dilakukan namun harus dilakukan secara bertahap dan kontinyu. ITB adalah institusi terdepan di bidang iptek, seni, humaniora, dan sosial di tingkat nasional. Namun, untuk maju di kancah internasional, kita perlu melakukan pembenahan-pembenahan yang lebih mendasar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
itb

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top