<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA--Polri menyebutkan telah terjadi penyerangan yang dilakukan <a href="https://www.bisnis.com/topic/2226/kkb" target="_blank" rel="noopener">Kelompok Kriminal Bersenjata</a> terhadap anggota TNI-Polri di Kabupaten Deiyai, <a href="https://www.bisnis.com/topic/2115/papua" target="_blank" rel="noopener">Papua</a>, Rabu (28/8/2019).</p><p>Akibat penyerangan itu, satu anggota TNI Angkatan Darat bernama Serda Rikson meninggal dunia dan lima anggota Polri dari Brimob dan Sabhara Polda Papua terluka terkena anak panah.</p><p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa Kepolisian masih melakukan proses evakuasi dan pengamanan agar tidak terjadi serangan susulan dari KKB di Deiyai, Papua.</p><p>"Aparat keamanan TNI dan Polri saat ini masih berupaya untuk mengendalikan situasi Kamtibmas di sana dan jalur komunikasi di sana masih cukup sulit," tutur Dedi, Rabu (28/8/2019).</p><p>Dedi mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Deiyai Papua untuk tidak terprovokasi oleh aksi KKB. Dedi menjelaskan, jika masyarakat terprovokasi, KKB akan berusaha memanfaatkan situasi untuk membuat kericuhan dan tindakan anarkis lainnya.</p><p>"Kami mengimbau masyarakat di sana agar tidak terprovokasi dengan hal itu. Kami dari TNI dan Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mengendalikan situasi," kata Dedi.</p>
1 Anggota TNI AD Gugur, 5 Anggota Polri Terkena Anak Panah KKB Deiyai Papua
Penyerangan terhadap anggota TNI dan Polri terjadi di Kabupaten Deiyai, Papua. Satu anggota TNI gugur dan 5 anggota Polri terkena anak panah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Sholahuddin Al Ayyubi
Editor : Saeno
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
35 menit yang lalu
Aksi Borong Saham GJTL oleh Lo Kheng Hong Berlanjut
1 jam yang lalu
Ramalan Nasib Pergerakan Harga Emas Pekan Keempat Juli 2026
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
13 jam yang lalu
Prabowo: Banyak Pejabat Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
18 jam yang lalu