Silaturahmi ke Kediaman Zulkifli Hasan, Ini Nasib Sejumlah Politisi PAN

Sejumlah politisi tampak bertamu ke rumah dinas Ketua MPR untuk bermaaf-maafan. Mayoritas politisi berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), partai politik yang diketuai oleh Zulkifli.
Silaturahmi ke Kediaman Zulkifli Hasan, Ini Nasib Sejumlah Politisi PAN Samdysara Saragih | 06 Juni 2019 15:34 WIB
Silaturahmi ke Kediaman Zulkifli Hasan, Ini Nasib Sejumlah Politisi PAN
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Kabar24.com, JAKARTA — Pada hari pertama Lebaran 2019, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menggelar acara halalbihalal di rumah dinasnya.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com, sejumlah politisi tampak bertamu ke rumah dinas Ketua MPR untuk bermaaf-maafan. Mayoritas politisi berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), partai politik yang diketuai oleh Zulkifli.

Mereka adalah Wakil Ketua Umum DPP PAN Bara Hasibuan, Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. Adapun, tokoh non-PAN yang bertamu adalah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat E.E. Mangindaan.

Para politisi itu, termasuk sang tuan rumah, tercatat ikut bertarung dalam Pemilu Legislatif 2019 sebagai calon anggota DPR. Berikut perolehan suara mereka di daerah pemilihan masing-masing sebagaimana telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

ZULKIFLI HASAN

Di Dapil Lampung I, PAN bertengger di peringkat keempat dengan 225.117 suara sehingga berhak atas satu kursi DPR. Wakil PAN di Senayan tak lain adalah Zulkifli yang meraup 132.039 suara, terbanyak di antara 10 caleg separtainya.

Di DPR periode 2014—2019, bekas Menteri Kehutanan tersebut juga wakil dari Dapil Lampung I. Kendati bakal berkantor lagi di Senayan, belum ada kepastian apakah Zulkifli bisa tetap menduduki kursi Ketua MPR.

EDDY SOEPARNO

Mantan Direktur Keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk. ini adalah caleg debutan. Namun, dia langsung menuai 45.081 suara di Dapil Jawa Barat III, terbanyak di antara sembilan caleg PAN.

Eddy pun mendapat kesempatan menduduki kursi DPR periode 2019-2024. Pasalnya, PAN kebagian jatah kursi Senayan berkat perolehan 106.378 suara di Dapil Jabar III.

EKO HENDRO PURNOMO

Pada Pileg 2019, Eko Patrio dicalonkan di Dapil DKI Jakarta I kendati pada 5 tahun lalu maju dari Dapil Jawa Timur VIII. Meski demikian, nasibnya dalam dua kesempatan itu sama-sama mujur yakni meraih suara terbanyak untuk PAN.

Di Dapil DKI Jakarta I, Eko meraup 104.564 suara, kontributor terbesar untuk 171.081 suara yang diperoleh PAN. Berdasarkan simulasi pembagian kursi, PAN mendapat jatah satu kursi DPR yang tentu saja atas nama Eko.

BARA HASIBUAN

Meskipun berstatus caleg petahana, Bara hanya meraup 11.167 suara di Dapil Sulawesi Utara, di bawah koleganya Amalia Ramadhan S. Landjar yang menghimpun 45.254 suara. Perolehan suara keduanya tidak sanggup mengatrol suara PAN sehingga hanya mengoleksi 80.732 suara di Dapil Sulut.

PAN berada di peringkat keempat di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Nasdem, dan Partai Golkar. Enam kursi DPR Dapil Sulut pun disikat oleh tiga partai itu, sehingga PAN tidak mengirimkan wakil ke DPR periode 2019-2024.

E.E. MANGINDAAN

Sama seperti Bara, Mangindaan juga bertarung di Dapil Sulut. Kendati berstatus caleg petahana dan putra daerah Minahasa, bekas Gubernur Sulut ini harus rela kehilangan kursi DPR.

Mangindaan mendapatkan 38.455 suara, terbanyak di antara enam caleg Partai Demokrat. Sayangnya, Demokrat hanya mengumpulkan 69.943 suara sehingga tidak kebagian satu kursi DPR pun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
politisi, mpr, partai amanat nasional

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top