MK Tegaskan Independen dalam Sengketa Pemilu 2019

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyatakan pihaknya tak akan terpengaruh tekanan dari para pendukung calon presiden (capres) peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 26 Mei 2019  |  08:54 WIB
MK Tegaskan Independen dalam Sengketa Pemilu 2019
Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA -- Mahkamah Konstitusi (MK) menjamin independensi dalam memutus perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Ketua MK Anwar Usman menyatakan MK akan memutus berdasarkan fakta di persidangan meskipun ada tekanan dari para pendukung salah satu pasangan calon presiden (capres).

"Kita akan memeriksa apa yang ada di ruang sidang. Kita kan independensinya sudah dijamin," tegasnya dalam keterangan resmi, seperti dilansir Tempo, Minggu (26/5/2019).

Terkait bukti yang disertakan di persidangan, Anwar menyerahkannya kepada pemohon, termohon, dan pihak terkait. Adapun bukti tambahan bisa disertakan saat persidangan dilakukan.

Secara keseluruhan, ada 324 permohonan PHPU Legislatif 2019. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan PHPU Legislatif 2014 yang mencapai 903 permohonan.

“Itu merupakan sistem pendaftaran saja. Kalau sekarang kan basisnya provinsi. Kalau daerah pemilihan (dapil) malah lebih 1.000, malah bertambah kalau dari dapil,” sebutnya.

Sementara itu, panel hakim MK yang akan menangani PHPU telah dibahas dan diputus dalam Rapat Permusyawaratan Hakim MK. Dengan demikian, lanjut Anwar, hakim MK akan benar-benar menjaga independensi dan netralitas dalam memutus perkara.

Seperti diketahui, pada Jumat (24/5) malam, pasangan capres dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan permohonan sengketa ke MK terkait hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahkamah konstitusi, Pilpres 2019

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top