ICMI : MK Harus Berikan Putusan yang Adil dan Independen

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memberikan putusan sengeta pemilu secara independen, jujur, dan adil.
John Andhi Oktaveri | 24 Mei 2019 21:09 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA--Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk  memberikan putusan sengeta pemilu secara independen, jujur, dan adil.

Ketua ICMI, Jimly Asshiddiqie mengatakan sikap MK yang independen sangat dibutuhkan setelah melihat dinamika dan perkembangan politik nasionail usai pemilihan umum.

"Kami meminta agar MK memutuskan secara independen, jujur dan adil terhadap berbagai pengajuan perkara pemilu baik pilpres maupun pileg," kata Jimly, Jumat (24/5).

Lebih jauh, Jimly mengimbau media massa untuk berpartisipasi mempublikasikan sidang MK secara terbuka. Menurutnya, keterbukaan itu diperlukan untuk memberikan kesempatan masyarakat mendapat informasi seutuhnya tentang proses mencari keadilan di MK.

Karea itu, Jimly juga mengatakan bahwa ICMI  mengajak seluruh masyarakat mengawal pengajuan perkara atau permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) peserta pemilu melalui tahapan MK.

Tak hanya itu, ICMI juga meminta seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, kedamaian, dan ketertiban sesudah penetapan hasil pemilu baik pilpres maupun pileg.

Menurutnya, pemilu adalah rutinitas per lima tahun sehingga tidak perlu bangsa menjadi terpecah. 

“Kita harus melihat jauh ke depan bahwa kepentingan bangsa dan negara, serta persatuan dan kesatuan, jauh lebih penting dari urusan perebutan jabatan dan kekuasaan sesaat," ujar Jimly. 

Dia juga mengigatkan agar para pendukung kedua calon pesiden untuk sama-sama menahan diri dan mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mk, mahkamah konstitusi, Pilpres 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top