Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketua BPN Djoko Santoso : Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, menilai penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan paling jelek, karena banyak memakan korban.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 April 2019  |  10:14 WIB
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso jelang debat keempat pilpres 2019 di Hotel Shangrila-La Jakarta, Sabtu (30/3/2019). JIBI/Bisnis - Feni Freycinetia
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso jelang debat keempat pilpres 2019 di Hotel Shangrila-La Jakarta, Sabtu (30/3/2019). JIBI/Bisnis - Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA  - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, menilai penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan paling jelek, karena banyak memakan korban.

"Ya itu sistem pemilu yang paling jelek itu," kata dia pada acara syukuran dan konsolidasi pengawalan dan pengamanan kemenangan Prabowo-Sandi di Pedepokan Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Menurut dia, penyelenggaraan pemilu ke depannya perlu dilakukan evaluasi agar tidak menimbulkan masalah, serta jatuhnya korban jiwa.

Oleh karena itu, mantan Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyarankan para pakar dan pihak terkait segera menanggapinya.

Hal itu disampaikan Djoko Santoso, karena banyaknya para petugas atau penyelenggara pemilu di lapangan jatuh sakit hingga meninggal dunia dalam menjalankan tugas.

Berdasarkan data KPU, Selasa sore (23/4/2019), jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tercatat sebanyak 119 orang dan 548 petugas lainnya menderita sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto Pemilu 2019

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top