Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ma’ruf Amin Mundur dari Rais Aam Syuriah PBNU

Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin menyatakan pamit mundur dari jabatan "Rais Aam Syuriah" Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) kepada sejumlah kiai sepuh yang ditemuinya di Jawa Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 September 2018  |  07:35 WIB
Bakal Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (tengah) bersalaman dengan pengurus NU saat bersilaturahmi ke kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/9). Silaturahmi tersebut dalam rangka memohon dukungan kepada para kyai Jawa Timur atas keputusannya maju sebagai Bakal Calon Wakil Presiden, sekaligus berpamitan atas pengunduran dirinya sebagai Rais Aam PBNU. - Antara
Bakal Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (tengah) bersalaman dengan pengurus NU saat bersilaturahmi ke kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/9). Silaturahmi tersebut dalam rangka memohon dukungan kepada para kyai Jawa Timur atas keputusannya maju sebagai Bakal Calon Wakil Presiden, sekaligus berpamitan atas pengunduran dirinya sebagai Rais Aam PBNU. - Antara

Bisnis.com, SURABAYA  - Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin menyatakan pamit mundur dari jabatan "Rais Aam Syuriah" Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) kepada sejumlah kiai sepuh yang  ditemuinya di Jawa Timur.

"Kami pamit sekaligus memberi tahu dan memohon dukungan dan doa terkait pencalonan saya sebagai bakal calon wakil presiden yang akan berpasangan dengan Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019," katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (3/9/2018) malam.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu di antaranya menemui KH M Anwar Mansyur, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur, selain juga menemui sejumlah ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama di wilayah setempat.

Ma'ruf  juga menemui sejumlah ulama dan kiai di Pondok Pesantren Tebuireng dan Tambak Beras di Kabupaten Jombang, serta malam harinya bertemu dengan para kiai dan ulama serta pengurus wilayah NU Jawa Timur di Surabaya.

Pada hari ini, Selasa (4/9/2018), ulama yang pernah menjabat Dewan Pertimbangan Presiden pada masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan, Jawa Timur.

"Dalam kunjungan ini saya berkesempatan menyampaikan secara resmi dengan bertatap muka di hadapan para kiai, ulama dan seluruh pengurus cabang dan wilayah NU di Jawa Timur, terkait pencalonan diri saya sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampingi Bapak Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019," katanya.

Ketika ditanya kapan secara resmi akan melepas jabatan Rais Aam Syuriah NU, ulama asal Tangerang, Banten, itu hanya menjawab, "Nanti ada waktunya".

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang mendampingi kunjungan Ma'ruf Amin di Jawa Timur, menandaskan, pamitan kepada para ulama dan kiai di Jawa Timur itu hanya untuk menyampaikan bahwa dalam waktu dekat tidak bisa aktif di Rais Aam Syuriah NU.

"Beliau pamit dan sekaligus memohon doa restu kepada kiai dan ulama di Jawa Timur untuk maju sebagai calon wakil presiden, otomatis juga mohon izin tidak bisa aktif di Rais Aam Syuriah NU selama masa kampanye di Pemilihan Presiden 2019 nanti," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top