Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARI PERTAMA SEKOLAH: Mendikbud Muhadjir Effendy Hadiri Upacara di SD Papua

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengawali kunjungan kerja di provinsi Papua dengan menghadiri apel hari pertama sekolah di beberapa sekolah. Mendikbud mengaku bangga dengan sekolah di Papua yang tidak kalah dibandingkan sekolah di daerah lain.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 16 Juli 2018  |  13:26 WIB
Orang tua murid mengawasi anaknya pada hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri 08 Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019 dimulai secara serentak di Indonesia pada Senin 16 Juli. - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Orang tua murid mengawasi anaknya pada hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri 08 Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019 dimulai secara serentak di Indonesia pada Senin 16 Juli. - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengawali kunjungan kerja di provinsi Papua dengan menghadiri apel hari pertama sekolah di beberapa sekolah. Mendikbud mengaku bangga dengan sekolah di Papua yang tidak kalah dibandingkan sekolah di daerah lain.

"Saya berkunjung ke SD yang sangat bagus, tidak kalah dengan SD di tempat lain, khususnya di Jawa. Saya minta Pemerintah Provinsi Papua bisa mengimbaskan sekolah yang bagus ini ke sekolah-sekolah lainnya di Papua yang kondisinya masih kurang," ungkap Muhadjir dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (16/7/2018).

Muhadjir juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar agar dapat memajukan Papua.

Dia juga berpesan agar sekolah dapat menyambut siswa dengan suasana menggembirakan, memberikan harapan dan semangat para siswa untuk mempersiapkan masa depan bersama.

Menurut Muhadjir, pengenalan terhadap fasilitas dan peraturan sekolah perlu disampaikan dengan baik dan penuh keramahan. Para guru memperkenalkan diri juga dengan penuh keterbukaan, kemudian mendengarkan harapan dari siswa.

"Pendidik perlu memahami bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing," tukas Muhadjir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan mendikbud
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top