Polisi Malaysia Butuh 3 Hari Untuk Hitung Nilai Barang-barang Najib Razak yang Disita

Proses penghitungan nilai barang-barang yang disita di properti yang terkait dengan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak ternyata menghabiskan waktu tiga hari.
Annisa Margrit | 27 Juni 2018 12:31 WIB
Kepala Polisi Malaysia Bagian Kejahatan Niaga Amar Singh menunjukkan foto barang-barang yang disita dari properti yang terkait dengan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (27/6). - Reuters/Lai Seng Sin

Bisnis.com, JAKARTA -- Proses penghitungan nilai barang-barang yang disita di properti yang terkait dengan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak ternyata menghabiskan waktu tiga hari.

Setelah dihitung selama tiga hari, nilai barang yang disita mencapai 900 juta-1 miliar ringgit atau sekitar Rp3,5 triliun. Diperlukan 22 staf dari bank sentral Malaysia dan enam mesin penghitung uang untuk menghitung uang tunai serta barang-barang mewah yang ditemukan.

Untuk uang tunai saja, nilainya sebesar 116,7 juta ringgit. Adapun perhiasan, yang mencapai 12.000 buah, bisa bernilai 660 juta-880 juta ringgit jika dijual di harga ritel.

Barang yang paling mahal adalah kalung berlian dengan emas kuning. Perhiasan mewah ini ditaksir bernilai 6,4 juta ringgit atau sekitar Rp22,59 miliar.

Kepala Polisi Malaysia Bagian Kejahatan Niaga Amar Singh mengatakan penyitaan tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah Malaysia.

"Kami tidak bisa menghitungnya di lokasi penyitaan karena angkanya sangat besar," ujarnya, seperti dilansir Reuters, Rabu (27/6/2018).

Singh mengaku pihaknya belum bisa menetapkan siapa saja pemilik barang-barang tersebut. Namun, Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, akan segera dipanggil untuk ditanyai.

Selain perhiasan dan uang tunai, polisi juga menyita 567 tas tangan dari 37 merek mewah. Total tas bermerek Hermes yang ditemukan mencapai 51,3 juta ringgit.

Ada pula 423 jam tangan bernilai 78 juta ringgit dan 234 pasang kacamata hitam.

Ribuan barang tersebut disita terkait penyelidikan korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang disinyalir melibatkan Najib. Kasus korupsi miliaran dolar AS ini tidak hanya diselidiki oleh otoritas Malaysia, tapi juga beberapa negara lain seperti AS dan Swiss.

Departemen Kehakiman AS menyebut Najib menerima uang US$700 juta dari 1MDB dan total dana yang disalahgunakan mencapai US$4,5 miliar.

Pekan lalu, Najib menyatakan sebagian besar barang-barang itu adalah hadiah pernikahan yang diberikan kepada istri dan anaknya serta tidak terkait dengan 1MDB. Dia membantah terkait dengan penyalahgunaan dana yang terjadi.

"Itu adalah hadiah, oleh putri saya sebagian diberi label yang berisi siapa pemberinya dan kapan diberikan," tutur Najib.

Daniyar Nazarbayez, menantunya yang juga keponakan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, disebut memberikan banyak hadiah tas kepada Rosmah.

Sumber : Reuters

Tag : najib razak, Skandal 1MDB
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top