Bentrok Oknum Brimob dan TNI di Rumah Biliar: Tiga Oknum Brimob Tersangka Penusukan

Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga orang oknum anggota Brimob sebagai tersangka. Ketiganya merupakan bagian dari total 8 oknum Brimob pada bentrokan yang berujung kematian 2 anggota TNI dari Kodam Jaya.
Sholahuddin Al Ayyubi | 10 Juni 2018 20:53 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal - Bisnis.com/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga orang oknum anggota Brimob sebagai tersangka. Ketiganya merupakan bagian dari total 8 oknum Brimob pada bentrokan yang berujung kematian 2 anggota TNI dari Kodam Jaya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal tidak menjelaskan lebih detail identitas tiga oknum Brimob yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Namun, dia memastikan tiga orang tersangka itu akan diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

"Jadi saat ini Polda Metro Jaya sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan ketiganya juga sudah ditahan pada insiden bentrokan itu," tuturnya, Minggu (10/6).

Upaya pimpinan TNI dan Polri menjaga kekompakan ternoda dengan perkelahian yang menimbulkan korban jiwa antara Anggota Brimob dan TNI.

Mabes Polri menyesalkan perkelahian yang terjadi antara oknum delapan anggota Brimob dan dua anggota TNI Kodam Jaya. Perkelahian 8 lawan 2 itu menimbulkan korban jiwa dari pihak TNI yaitu Serda Darma Aji dan Serda Nikolas Kegomoi. Kedua kelompok itu konflik di rumah Billiar Al Diablo, Jalan Raya Bogor.

Iqbal menyesalkan insiden perkelahian antara 8 oknum anggota Brimob dan 2 orang anggota TNI di saat TNI dan Polri tengah menjalin solidaritas untuk menjaga keamanan dalam negeri dari berbagai ancaman teror.

"Tindakan yang dilakukan oknum kami ini sudah mencoreng solidaritas TNI-Polri, di saat Polri dan TNI sedang mengamankan aktivitas mudik lebaran," tuturnya, Minggu (10/6/2018).

Menurutnya, tindakan yang dilakukan oknum anggota Brimob terhadap dua anggota TNI hingga meninggal dunia itu merupakan tindakan pribadi bukan institusi. Iqbal berharap ke depan insiden serupa tidak terjadi lagi, terlebih hingga menimbulkan korban jiwa.

"Kami turut berdukacita atas meninggalnya korban pada insiden itu. Kami pastikan semua yang terlibat akan diproses secara hukum tanpa pandang bulu," katanya.

Tag : bentrokan, TNI VS BRIMOB
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top