PILGUB SUMUT: Survei Tertinggi Bukan Edy Rahmayadi atau Djarot Saiful Hidayat, Lalu Siapa?

Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dipilih 26% responden, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 25,8%, dan Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian 8,4%.
Samdysara Saragih | 23 Maret 2018 15:44 WIB
Calon Gubernur Sumatra Utara nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan calon gubernur SUmut nomor urut satu Edy Rahmayadi (kedua kiri) saat deklarasi kampanye damai - Antara

Kabar24.com, JAKARTA — Mayoritas masyarakat Sumatra Utara belum memutuskan siapa pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang berpotensi memenangkan Pemilihan Gubernur Sumut 2018.

Terdapat 39,8% masyarakat Sumut yang belum memutuskan, menjawab tidak tahu, dan rahasia saat ditanyakan siapa cagub-cawagub pilihan mereka saat disurvei Indo Barometer.

Adapun, pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dipilih 26% responden, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 25,8%, dan Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian 8,4%.

Demikian temuan Indo Barometer ketika melakukan survei pada  4-10 Februari 2018. Sampel dari jajak pendapat tersebut adalah 800 warga Sumut yang memiliki hak pilih. Marjin kesalahan rata-rata sebesar +/- 3,46% pada tingkat kepercayaan 95%.

"Pengalaman saya di Sumut, suara yang belum memutuskan biasanya tinggi sekali," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Qodari mengatakan lembaganya sengaja memasukkan J.R. Saragih-Ance dalam survei walaupun pasangan itu dinyatakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut tidak memenuhi syarat. Apalagi, pasangan usungan Partai Demokrat itu masih mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan.

"Persaingan sangat ketat. Kita belum tahu siapa yang menang," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilgub sumut, Pilkada Serentak, indobarometer

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top