Jokowi Kutuk Teror di London

Indonesia mengutuk keras serangan teror yang terjadi di London, Inggris, Rabu, (22/3/2017).
Gloria Natalia Dolorosa | 23 Maret 2017 14:17 WIB
Presiden Joko Widodo disambut masyarakat Indonesia di Australia, di Darling Harbour Theatre, International Convention Center, Sydney, Minggu, (26/2/2017). - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Indonesia mengutuk keras serangan teror yang terjadi di London, Inggris, Rabu, (22/3/2017).

"Indonesia mengutuk keras tindakan terorisme, dalam segala bentuk dan dalam segala manisfestasinya," kata Presiden Joko Widodo di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, dikutip dari siaran pers, Rabu (22/3/2017).

Presiden sekali lagi mengajak dunia internasional untuk bersatu-padu memerangi ancaman teorisme. Dia sekaligus menyampaikan dukacitanya bagi pemerintah dan rakyat Inggris, terutama bagi para korban.

"Indonesia kembali menyerukan kerja sama secara besar-besaran antar-negara dalam hal memerangi terorisme," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejauh ini tidak terdapat warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Meski demikian, pihak KBRI London mengimbau agar masyarakat Indonesia dapat mengikuti anjuran pihak Kepolisian Inggris (Metropolitan Police) untuk menghindari sejumlah kawasan di kota London.

Pada Rabu, (22/3/2017) terjadi aksi teror di sekitar Gedung Parlemen Inggris di Kota London. Sejauh ini, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan 40 orang lainnya mengalami luka-luka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
london diteror

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top