Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gatot Brajamusti Pernah Latihan Menembak Bersama AS

Dalam penyelidikan di Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjatA, Senin (5/9/2016) Gatot Brajamusti (AA Gatot) mengklaim pernah mengikuti pelatihan menembak bersama AS di dua lokasi berbeda.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 05 September 2016  |  19:34 WIB
Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti alias AA Gatot (kanan) dikawal petugas saat tiba di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (1/9/2016). - Antara/Muhammad Adimaja
Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti alias AA Gatot (kanan) dikawal petugas saat tiba di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (1/9/2016). - Antara/Muhammad Adimaja

Kabar24.com, JAKARTA— Dalam penyelidikan di Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjata, Senin (5/9/2016), Gatot Brajamusti (AA Gatot) mengklaim pernah mengikuti pelatihan menembak bersama AS di dua lokasi berbeda.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto menyebutkan latihan menembak tersebut salah satunya dilakukan di Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) sementara satu tempat lain masih didalami.

“Senjata itu juga digunakan oleh saudara GB dalam latihan menembak dua kali di dua lokasi bersama AS,” katanya, Senin (5/9/2016).

AS merupakan orang yang disebut sebagai pemilik awal senjata berjenis Glock Tipe 26 kaliber 9 mm dan Walther PPK kaliber22 mm yang ditemukan di rumahnya yang disebut dipinjamkan untuk keperluan syutig sebuah film berjudul D.P. O. Selain itu, AS juga merupakan penyuplai ratusan butir peluru yang ditemukan dalam brankas rahasia milik Gatot.

Selain melakukan latihan menembak, Gatot mengklaim pernah menjadi anggota Perbakin tetapi dia lupa kapan persisnya menjadi anggota organisasi menembak tersebut. Berdasarkan keterangan dalam berita acara pemeriksaan, senjata tersebut dpindah tangankan kepada Gatot tanpa adanya pembayaran maupun uang sewa.

AS sendiri, seperti dikonfirmasi oleh Budi merupakan Ary Suta, seorang ekonom dan mantan kepala badan Penyehatan Perbankan nasional (BPPN).

“Ya, sementara mungkin rekan-rekan sudah tahu,” sebud Budi kepada wartawan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

senjata api gatot brajamusti
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top