Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin Kota Kediri Tak Keberatan Manufaktur Digeser ke Kabupaten Sekitar

Kamar Dagang dan Industri Kota Kediri tak keberatan dengan ide Pemkot mengarahkan investasi manufaktur ke kabupaten sekitar. Kadin meyakini Kota Kediri tetap menikmati penyerapan tenaga kerja yang besar.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 18 April 2016  |  18:05 WIB
Kota Kediri.  - liiurfm.com
Kota Kediri. - liiurfm.com

Kabar24.com, KEDIRI - Kamar Dagang dan Industri Kota Kediri tak keberatan dengan ide Pemkot mengarahkan investasi manufaktur ke kabupaten sekitar. Kadin meyakini Kota Kediri tetap menikmati penyerapan tenaga kerja yang besar.

Ketua Kadin Kota Kediri Solihin berpendapat masalah keterbatasan lahan memang harus dipecahkan melalui kolaborasi antara Pemkot Kediri dengan kabupaten sekitar.

"Menurut saya, enggak ada masalah. Yang penting tetap masuk Kediri Raya," katanya saat dihubungi, Senin (18/4/2016).

Menurutnya pula, belum tentu lapangan kerja diambil sepenuhnya oleh tenaga kerja kabupaten sekitar. Pasalnya, tenaga kerja Kota Kediri yang profesional dan terdidik pasti lebih dipertimbangkan oleh perusahaan. "Perusahaan juga enggak mau rugi," ujar Solihin.

Sebelumnya, Pemkot menggagas investasi manufaktur di Kota Kediri cukup berupa kantor pusat karena keterbatasan lahan di kota itu. Lokasi pabrik diarahkan ke kabupaten sekitar, seperti Kabupaten Kediri atau Tulungagung, yang memiliki wilayah luas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin kota kediri keterbatasan lahan investasi manufaktur
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top