Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Senjata Api Ilegal: Begini Cara Polda Lampung Redam Peredaran Senpi Gelap

Maraknya peredaran senjata api ilegal membuat Kepolisian Daerah Lampung mendorong agar para pengrajin senjata api rakitan ilegal bisa menghasilkan produk yang legal sekaligus lebih menghasilkan nilai ekonomis.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 02 September 2015  |  14:07 WIB
Ilustrasi: Senjata api rakitan - Antara/Cucuk Donartono
Ilustrasi: Senjata api rakitan - Antara/Cucuk Donartono

Kabar24.com, LAMPUNG -- Maraknya peredaran senjata api ilegal membuat Kepolisian Daerah Lampung mendorong agar para pengrajin senjata api rakitan ilegal bisa menghasilkan produk yang legal sekaligus lebih menghasilkan nilai ekonomis.

Kepala Biro Operasional Polda Lampung Kombes Pol. Sahimin Zainudin mengatakan Polda Lampung mendorong Pemerintah Daerah Lampung untuk memberdayakan pengrajin senjata api rakitan ilegal untuk membuat senapan angin. Dengan cara itu, tak hanya dapat meredam peredaran senjata ilegal tapi juga memiliki nilai ekonomis.

"Kepandaiannya harus beralih membuat senapan angin. Disekolahkan, produksi senpi angin yang punya nilai ekonomis," katanya kepada wartawan di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, Rabu (2/9/2015).

Dia mengatakan inisiatif tersebut sudah direspons oleh pemda, tinggal menyiapkan kerjasama lebih lanjut untuk program pembinaannya.

"Bupati Mesuji sudah menyepakati, agar membina mereka yang hobi membuat senpi," katanya.

Sahimin mengatakan berdasarkan analisa pihaknya senjata api ilegal diproduksi di wilayah Lampung Tengah dan Way Kanan.

Wilayah itu kini sudah berhasil dikendalikan.

Sahimin memastikan bila ada senjata api ilegal di wilayahnya, itu berasal dari Sumatra Selatan.

"Kita sudah kerjasama dengan Polda tetangga dan Mabes Polri untuk menekan senjata api rakitan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

senjata api
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top