Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KOMJEN BUDI GUNAWAN TERSANGKA: Perwira Polri Mangkir Lagi dari Panggilan KPK

Mabes Polri memberikan komentar terkait mangkirnya beberapa perwira Polri dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi atas perkara Komjen Budi Gunawan.
Komjen Pol Budi Gunawan tersangka. Perwira Polri mangkir lagi dari pemanggilan KPK sebagai saksi/Antara
Komjen Pol Budi Gunawan tersangka. Perwira Polri mangkir lagi dari pemanggilan KPK sebagai saksi/Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Mabes Polri memberikan komentar terkait mangkirnya beberapa perwira Polri dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi atas perkara Komjen Budi Gunawan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto menyatakan penyidik dapat melakukan penjemputan paksa, jika saksi yang dipanggil tidak memberikan keterangan pasti.

Rikwanto menuturkan saksi dapat memberi keterangan kepada penyidik atas ketidak ketidakhadirannya tersebut. “Umpamanya sakit atau ke luar negeri, atau ada musibah,” katanya.

Menurut dalam kondisi itu, penyidik dapat melakukan penjadwalan ulang kepada saksi yang dipanggil. “Kapan kira-kira bisa hadir,” katanya.

Sementara kalau tak ada juga keterangan dari saksi yang mangkir, maka harus dipastikan kembali. “Apakah surat pemanggilannya tidak sampai, apakah yang dipanggil tidak tahu.”

Namun ketika dicek kemudian didapati saksi tidak mau hadir tapi mengetahui pemanggilan itu, maka penyidik dapat mengupayakan penjemputan paksa.

Pada Senin (26/1/2015) KPK memanggil kembali perwira Polri sebagai saksi atas kasus Komjen Budi Gunawan. Usai sebelumnya mereka tidak memenuhi panggilan KPK.

Perwira tersebut antara lain dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan Polri Kombes Ibnu Isticha, Wakapolres Jombang Kombes Sumardji, dan Diretkur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Pol Herry Prastowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Dika Irawan
Editor : Ismail Fahmi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper