Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PDI-P VS KPK: Abraham Samad Serig Bertemu Petinggi Nasdem & PDI-P

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Hasto Kristiyanto. mengungkapkan Abraham Samad melakukan banyak pertemuan dengan para petinggi partai PDI-P dan Nasional Demokrat (Nasdem) dalam kaitannya dengna proses pencalonan Abraham sebagai calon Wakil Presiden pada Pemilu Presiden 2014.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  14:47 WIB
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Hasto Kristiyanto. - JIBI
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Hasto Kristiyanto. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -  Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Hasto Kristiyanto. mengungkapkan  Abraham Samad melakukan banyak pertemuan dengan para petinggi partai PDI-P dan Nasional Demokrat (Nasdem) dalam kaitannya dengna proses pencalonan Abraham sebagai calon Wakil Presiden pada Pemilu Presiden 2014.

Hasto mengungkapkan  keikutsertaan Abraham dalam pertemuan dengan petinggi PDIP dan Nasdem adalah karena inisiatif stafnya. "Kami harapkan untuk berani mengakui  banyak pertemuan yang dilakukan dalam kaitannya dengan proses pencalonan beliau sebagai calon wakil presiden pada pemilu presiden 2014  adalah benar dan hal tersebut atas inisiatif tim sukses dari bapak Abraham Samad yang berinisial D," kata Hasto, di Jakarta, Kamis (22//2015).

"Saya pribadi, Hasto Kristiyanto, bapak Hendropriyono dan beberapa saksi yang kami miliki yang di antaranya saat ini menduduki posisi sebagai menteri kabinet Kerja Jokowi-JK siap memberikan keterangan sebagai saksi," ungkap Hasto.

Hasto juga merekomendasikan pembentukan Komite Etik KPK dalam menanggapi hal ini. "Merekomendasikan kepada KPK untuk membentuk Komite Etik," tambah Hasto.

Hasto mengatakan  dirinya  saksi dan sejumlah menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan saksi pertemuan-pertemuan tersebut.

Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi meminta agar jangan ada upaya untuk mendeskriditkan orang, termasuk Ketua KPK Abraham Samad terkait dengan pernyataan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Hasto Kristiyanto.

"Siapa pun boleh melakukan apapun asal jangan sampai dalam rangka mendeskritkan orang," kata Johan di gedung KPK Jakarta, Kamis.

"Kalau (yang) disampaikan ternyata benar, ya tentu kami harus melihat sejauh mana dokumen soal rekam jejak itu, apalagi ini adalah lembaga KPK, meskipun yang terlibat ketua KPK, tentu KPK (akan) terlibat di sana," tambah Johan.

Namun belum ada pimpinan KPK yang berkomentar mengenai kemungkinan pembentukkan Komite Etik tersebut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk abraham samad pdi-p

Sumber : Antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top