Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Partai Hanura: KPK Jangan Tebang Pilih Berantas Korupsi

Ketua Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Sudding mengatakan catatan dibidang penegakan hukum pada 2013 baik dalam konteks penanganan kejahatan transnasional maupun tindak pidana korupsi patut diapresiasi.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 30 Desember 2013  |  17:27 WIB
/Bisnis
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Ketua Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Sudding mengatakan catatan dibidang penegakan hukum di tahun 2013 baik dalam konteks penanganan kejahatan transnasional maupun tindak pidana korupsi patut diapresiasi.

Namun, catatan hukum 2013 juga diwarnai oleh noda hitam akibat penangkapan pejabat atau penyelenggara negara baik di level legislatif, eksekutif dan yudikatif.

“Catatan hukum 2013 diwarnai kasus yang menggemparkan yaitu tertangkap tangannya Ketua MK, Akil Mochtar dan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini oleh KPK,” ujarnya ketika menyampaikan catatan akhir tahun 2013 Fraksi Partai Hanura di Gedung DPR, Jakarta, Senin 930/12/2013).

Menurutnya, hal tersebut menandakan prestasi para penegak hukum semakin menunjukkan hasil yang membaik. Meskipun demikian, pihaknya menilai aparat penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, KPK masih bersikap tebang pilih, khususnya dalam hal pemberantasan Korupsi.

“Khusus terhadap KPK, publik mengharapkan agar KPK benar-benar independen dalam menangani kasus Century dan Hambalang yang diduga turut melibatkan sejumlah penguasa,” jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aparat penegak hukum
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top