Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi Tahanan KPK, Rudi Rubiandini Bilang Andai Saya Tidak Bermain Golf

Bisnis.com, JAKARTA--Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas Rudi Rubiandini mengaku menyesal sempat menggeluti hobi bermai golf, yang dirasa membawanya hingga menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 26 Agustus 2013  |  14:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas Rudi Rubiandini mengaku menyesal sempat menggeluti hobi bermai golf, yang dirasa membawanya hingga menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Semua berawal dari lapangan golf, kalau saya tidak main golf, pasti juga tidak akan seperti ini [sambil mengelus dada]. Yang penting saya tidak korupsi,” kata Rudi ketika ditemui di ruang pengunjung tahanan KPK, Senin (26/8/2013).

Saat ini hingga 4 bulan ke depan, Rudi akan diperiksa secara rutin oleh KPK. “Jadi selama 4 bulan itu saya tidak bisa apa-apa. Semua digeledah, bahkan yang milik saya pribadi ikut disita. Tapi biarkan proses berjalan, nanti kan kelihatan dari daftar, mana yang punya pribadi mana yang tidak," katanya.

Rudi menceritakan ketika hari penangkapan dirinya di rumah dinas di Jalan Brawijaya 8 No 30, KPK datang secara tiba-tiba.

“Saya tidak tahu ada uang di dalam tas, itu uangnya ditaruh di tas golf dan dia [Ardi] kan datang ke rumah saya hanya sebatas untuk ngobrol, tidak ada kaitannya dengan proyek. Ketika dia di rumah, KPK sudah langsung di pintu,” ceritanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas rudi rubiandini suap skk migas tahanan kpk
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top