Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

UJIAN NASIONAL 2013: 20 Joki di Tuban Dibebaskan

BISNIS.COM, TUBAN-Sebanyak 20 joki ujian nasional (UN) untuk Kejar Paket C di Kabupaten Tuban, Jatim, tidak ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres, namun pengasuh ponpes IE (39) ditetapkan sebagai tersangka atau otak perbuatan tersebut."Pelaku
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 18 April 2013  |  09:59 WIB

BISNIS.COM, TUBAN-Sebanyak 20 joki ujian nasional (UN) untuk Kejar Paket C di Kabupaten Tuban, Jatim, tidak ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres, namun pengasuh ponpes IE (39) ditetapkan sebagai tersangka atau otak perbuatan tersebut.

"Pelaku joki UN sebanyak 20 siswa sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing, Rabu (17/4/2013) sore setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Tuban," kata Kapolsek Soko, Tuban, AKP Subagyo, didampingi Kanit Binmas Aiptu Aris S, Kamis (18/4/2013).

Dia menyebutkan terungkapnya kasus joki UN Kejar Paket C di Ponpes Al Ya'un Najwa di Desa Mentoro, Kecamatan Soko, ketika pelaksanaan UN di hari kedua, Selasa (17/4/2013). "Pelaku joki UN itu atas suruhan IE".

Dia menjelaskan pelaksanaan UN Kejar Paket C di ponpes itu sejak hari pertama ketika soal Bahasa Indonesia dan PKN sudah dicurigai pengawas independen dari Universitas Airlangga. Saat itu pengawas melihat 44 siswa peserta UN umumnya masih kecil.

Namun, pengawas dengan didampingi petugas kepolisian baru mengumpulkan peserta UN di hari kedua setelah peserta mengerjakan soal Sosiologi.

Dari hasil pengusutan, diketahui ada 20 siswa peserta UN yang bertindak sebagai joki, sedangkan sembilan siswa murni peserta UN Kejar Paket C.
"Tapi 15 siswa lainnya yang diduga juga joki UN sudah pergi ketika dikumpulkan itu".


Dengan terungkapnya joki UN di ponpes itu, papar Aris S, pelaksanaan UN Kejar Paket C di ponpes setempat tetap berjalan, tapi hanya diikuti oleh sembilan siswa.

Sementara Kasubag Humas Polres Tuban AKP Noersento mengatakan pengasuh Ponpes Al Ya'un Najwa IE ditetapkan sebagai tersangka karena yang menyuruh 20 joki UN yang juga santri di ponpesnya dengan imbalan uang. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 266 Ayat 1 junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

"Barang bukti yang diamankan sejumlah kartu UN juga soal UN". (antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

un tuban ponpes joki

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top