Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Tuban Jawa Timur Sore Ini

BMKG melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,6 di daerah Tuban, Jawa Timur pada sore ini, Rabu (3/4/2024).
Ilustrasi pengukuran gempa bumi dengan seismograf/thetreebune
Ilustrasi pengukuran gempa bumi dengan seismograf/thetreebune

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,6 di daerah Tuban, Jawa Timur pada sore ini, Rabu (3/4/2024), pukul 16:02:16 WIB.

Berdasarkan laporan BMKG, pusat gempa terletak di laut atau tepatnya di koordinat 5.73 lintang selatan dan 112.37 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa berada di laut 134 km timur laut Tuban," tulis BMKG melalui akun resmi media sosial X, Rabu (3/4/2024).

BMKG melaporkan gempa dirasakan dengan intensitas lemah di Surabaya, Tuban, Gresik, Kendal, Blora, Bojonegoro, dan Bawean.

Belum lama ini, Jumat (22/3/2024), Tuban juga sempat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Episentrum gempa ini terletak di koordinat 5.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi episentrum berada sekitar 132 kilometer di sebelah timur laut Tuban, Jawa Timur. Meskipun gempa tersebut cukup kuat, BMKG menyatakan bahwa tidak ada potensi terjadinya tsunami akibat gempa.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan, gempa Tuban pada Jumat (22/3/2024) disebabkan reaktifasi sesar tua di Laut Jawa.

Dia menjelaskan reaktifasi sesar tua itu terjadi di Laut Jawa berumur pra tersier-tersier dengan Pola Meratus yang berarah relatif timur laut-barat daya. Perkiraaan itu diambil setelah menghubungkan pola struktur geologi Pulau Jawa.

“Diperkirakan merupakan reaktifasi kembali sesar tua di Laut Jawa berumur Pra Tersier - Tersier dengan Pola Meratus yang berarah relatif timur laut - barat daya,” kata Wafid saat dihubungi, Jumat (22/3/2024).

Wilayah yang terletak dekat dengan lokasi pusat gempa bumi adalah Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Wilayah tersebut pada umumnya merupakan morfologi dataran hingga dataran bergelombang yang berbatasan dengan perbukitan hingga perbukitan terjal pada bagian tengahnya.

Menurut data Badan Geologi pada peta geologi lembar Bawean dan Masalembo (Aziz dkk., 1993), Pulau Bawean tersusun oleh batuan berumur Tersier (terdiri – dari batupasir dan batugamping) dan dominan endapan Kuarter (terdiri – dari batuan rombakan gunung api muda dan endapan aluvial pantai).

Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.

Selain itu, morfologi perbukitan yang tertutup oleh batuan berumur yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah/ longsoran apabila dipicu guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi di daerah ini. 

“Badan Geologi terus mengkaji mengevaluasi dan memonitor perkembangan yang terjadi,” tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper