Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PPP Buka Kans Usung Sandiaga Uno di Pilkada 2024

PPP membuka kans kadernya sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno maju pada Pilkada 2024.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI PPP VI di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023)./Antara
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI PPP VI di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka kans kadernya sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno maju sebagai kontestan pemilihan kepala daerah alias Pilkada 2024.

Wakil Ketua Umum PPP M. Amir Uskara menjelaskan, Sandi sebagai salah satu pentolan partai pasti akan punya tugas penting, termasuk terkait tugas untuk maju sebagai kepala daerah.

"Ya saya kira yang namanya kader, kalau punya peluang pasti kita dorong," jelas Amir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2024).

Meski demikian, dia tidak mau berspekulasi lebih jauh ihwal di mana Sandi akan maju. Amir menekankan, PPP yang gagal menembus ambang batas parlemen 4% masih fokus mengawal gugatan hasil Pileg 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Nanti kita lihat. Kan ini kan kita fokusnya sampai selesai dulu ini parliamentary threshold-nya [ambang batas parlemennya] PPP, baru kita mikir pilkada," ujarnya.

Di samping itu, Amir menjelaskan bahwa badan pemenang pemilu (Bappilu) yang dipimpin oleh Sandi sudah bubar usai Pemilu 2024 selesai. Oleh sebab itu, Sandi akan diberi tugas baru.

Dia juga tidak menutup kemungkinan PPP melanjutkan kerja sama politik dengan partai politik pendukung Ganjar-Mahfud yaitu PDIP, Perindo, dan Hanura dalam ajang Pilkada 2024. Meski demikian, Amir mengingatkan dinamika politik di daerah akan berbeda dengan yang ada di nasional.

"Karena kondisi daerah masing-masing pasti tidak semua sama. Kita tidak bisa digeneralisir apa yang terjadi di Sumatera dengan apa yang ada di Jawa, apa yang ada di Maluku, dan lain-lain. Itu pasti akan beda-beda kondisinya di daerah. Tentu kita akan sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing," tutup wakil ketua MPR ini.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper