Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mabes Polri Pastikan Tak Ada Korban Jiwa di Ledakan Bom Polda Jatim

Mabes Polri menyatakan masih menunggu olah TKP dari tim terkait soal peristiwa ledakan bom di Subden Pom Detasemen I Polda Jatim.
Ilustrasi bom./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Ilustrasi bom./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, Jakarta - Mabes Polri masih menunggu perkembangan olah tempat kejadian perkara alias TKP terkait ledakan bom di Subden Pom Detasemen I Polda Jatim.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko meminta semua pihak untuk menunggu. Ia juga menekankan bahwa hal itu perlu dilakukan untuk menekan isu yang tidak benar atau hoaks yang berkaitan dengan peristiwa ledakan tersebut.

"Kami harap tidak ada info-info yang menjadi Bagian daripada hoaks, yang kemudian dikembangkan, tentu hasilnya tunggu dari tim, baik itu forensik maupun dari Brimob Jawa Timur, maka tentunya kita yakinkan tim akan menyampaikan progress secara lengkap dan komprehensif," ujar Trunoyudo di Humas Polri, Senin (4/3/2024).

Trunoyudo juga memastikan bahwa peristiwa ledakan ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. "Sejauh ini yang disampaikan bapak kapolda tidak ada korban jiwa," imbuhnya.

Adapu Jenderal Polisi Bintang satu itu mengaku masih menunggu hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim Polda Metro Jaya.

"Tentunya tim masih bekerja. Terkait dengan asistensi, tentu hasil daripada tim kami yakini di sana ada forensik di Polda Jawa Timur dan juga ada Brimob, kita masih menunggu hasil dari tim tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto menduga bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh sisa bahan peledak yang belum dimusnahkan atau didisposal.

"Jadi kebetulan jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standar, jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantornya dan pagi tadi meledak," kata Imam.

Dia juga menuturkan bahwa ledakan yang terjadi di wilayah hukum Polda Jatim ini masuk dalam kategori ledakan yang rendah atau low explosive.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper