Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tak Hanya Menangkan Anies, Tom Lembong Sebut AMIN Perjuangkan Kebenaran di Pemilu

Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong menyatakan Timna AMIN bergerak untuk satu tujuan penting, yaitu mengungkapkan kebenaran dalam Pemilu 2024.
Co-captain Tim Nasional pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Thomas Lembong atau Tom Lembong di TPS 08 Permata Hijau, Jakarta Selatan. (Bisnis/Rizqi Rajendra).
Co-captain Tim Nasional pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Thomas Lembong atau Tom Lembong di TPS 08 Permata Hijau, Jakarta Selatan. (Bisnis/Rizqi Rajendra).

Bisnis.com, JAKARTA — Co-captain Timnas AMIN Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong menyatakan pihaknya tidak bergerak hanya untuk memenangkan capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Dirinya mengatakan bahwa ada satu tujuan penting lainnya untuk masyarakat Indonesia, yaitu mengungkapkan kebenaran dalam Pemilu 2024.

“Yang kami inginkan kami di tim Anies-Muhaimin dari awal adalah kebenaran. Jadi tentunya tujuan kami nyata adalah untuk memenangkan pemilu, tapi banyak tujuan-tujuan lain yang tidak kalah pentingnya, kita senantiasa bertujuan untuk mengeluarkan fakta-fakta realita kebenaran,” kata Tom Lembong di Sekretariat Koalisi Perubahan, Senin (26/2/2024).

Tom menyebut bahwa sedari awal Anies-Cak Imin bersama Timnas AMIN sangat terbuka dan menerima setiap argumentasi berbagai pihak.

Tom mengaku bahwa dirinya sangat bangga dengan masyarakat Indonesia yang dapat mengikuti proses Pemilu 2024 dengan berbasis pada fakta dan data. 

Hal itu merupakan perkembangan yang sangat diharapkan oleh Timnas AMIN bagi kemajuan demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, gaya kampanye Anies-Cak Imin merupakan format yang tepat untuk rakyat saat ini, di tengah perkembangan teknologi informasi.

“Jadi hemat saya, berkat media sosial dan internet, dan smartphone, generasi muda kita generasi yang paling terdidik, yang paling punya wawasan luas, dan itu terbukti dengan partisipasi masyarakat dalam debat-debat soal kebijakan tiba-tiba substantif di proses pemilu 2004 ya,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper