Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Malam Nisfu Syaban Jatuh Pada 24 Februari, Simak Sejarah dan Amalannya

Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, umat Islam menjalankan amalan yang dilakukan setiap 15 Syaban yakni Nisfu Syaban yang bertepatan pada 24 Februari 2024.
Umat Islam membaca surah Yasin saat melaksanakan ibadah pada malam Nisfu Syaban 15 Syaban 1444 Hijriah di Masjid Agung Al Barkah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/3/2023). Bagi umat Islam malam Nisfu Syaban merupakan momen istimewa menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berdoa memohon ampun, dan mengisi dengan berbagai amal. ANTARA FOTO/Suwandy
Umat Islam membaca surah Yasin saat melaksanakan ibadah pada malam Nisfu Syaban 15 Syaban 1444 Hijriah di Masjid Agung Al Barkah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/3/2023). Bagi umat Islam malam Nisfu Syaban merupakan momen istimewa menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berdoa memohon ampun, dan mengisi dengan berbagai amal. ANTARA FOTO/Suwandy

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, umat Islam menjalankan amalan yang dilakukan setiap 15 Syaban yakni Nisfu Syaban yang diyakini menjadi malam penuh keberkahan dan ampunan.

Dilansir dari laman Baznaz, pada 2024 bulan Syaban 1445 hijriyah telah dimulai sejak matahari terbenam pada 29 Rajab atau tepat pada Sabtu (10/2/2024).

Adapun, malam Nisfu Syaban akan berlangsung di pertengahan bulan Syaban pada Sabtu (24/2/2024) malam hingga Minggu (25/2/2024) dini hari.

Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu waktu yang dimuliakan dalam Islam. Oleh karena itu, umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri untuk menjemput datangnya malam Nifsu Syaban dengan penuh pengharapan anugerah dari Allah SWT.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda:

"Allah SWT melihat kepada semua makhluk-Nya pada malam pertengahan bulan Syaban, maka Dia memberi ampunan pada semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan [dengan saudaranya]," sebut HR At-Thabrani.

Malam Nifsu Syaban menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amalan. Sebab pada malam tersebut, Allah SWT membukakan pintu ampunan dan 300 pintu rahmat.

Malam Nisfu Syaban merupakan malam istimewa, di mana dosa-dosa orang mukmin diampuni, seperti yang dijelaskan dalam hadits riwayat Baihaqi.

"Allah turun ke bumi pada malam Nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian".

Sejarah Malam Nifsu Syaban

Dilansir dari laman NU Online, sejarah malam Nifsu Syaban dimulai dari segolongan ulama Tabi'in daerah Syam. Dalam hal ini, peringatan malam Nisfu Sya'ban belum ada pada zaman Rasulullah dan Sahabat Rasul, melainkan baru ada pada zaman Tabi'in yakni zaman setelah wafatnya Rasulullah SAW.

Peringatan malam Nisfu Sya'ban yang kini diamalkan itu didasarkan atas perbuatan segolongan ulama Tabi'in di negeri Syam atau yang kini dikenal sebagai negara Suriah.

Hal ini tercantum dalam kitab Al- Mawahib Al-Laduniyah karya Al-Imam Al-Qasthalani sebagai berikut :

“Tabi'in tanah Syam seperti Khalid bin Ma'dan dan Makhul, mereka bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam Nisfu Sya'ban".

Anjuran Amalan Malam Nifsu Syaban

1. Membaca Doa Nifsu Syaban

Memasuki malam keberkahan Nifsu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebagaimana berikut:

"Allaahumma innaka afuwwung- kariimung-tuhibbul afwa fafu annii. Allaahumma innii asalukal afwa wal aafiyata wal muaafaataddi imati fiddiini waddunyaa wal aakhiroh".

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Pemurah, Engkau suka memaafkan maka maafkanlah aku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf, afiyah, dan keselamatan yang terus-menerus dalam agama, dunia serta akhirat.

2. Membaca Al-Quran atau Membaca Surat Yasin 3 Kali

Pada Malam Nifsu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an sebagaimana diriwayatkan dalam hadits "Bacalah Al-Quran, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat" (HR. Muslim).

3. Membaca Dua Kalimat Syahadat

Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan: "Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya". Secara harfiahnya, kalimat dua syahadat memang baik untuk dibaca kapanpun. Namun, hal ini dianjurkan pula untuk dibaca pada Malam Nifsu Syaban.

4. Memperbanyak Bacaan Istigfar

Malam Nifsu Syaban dikenal sebagai malam penuh ampunan atas segala dosa seluruh umat Islam. Melalui bacaan istigfar ini, umat Islam dapat meminta ampunan dengan membaca istigfar sebanyak-banyaknya.

5. Menunaikan Shalat Tahajud dan Witir

Shalat malam merupakan bentuk ibadah yang sangat dianjurkan kepada umat Islam karena dalam kondisi sunyi di malam hari dan lebih khusyu untuk berkomunikasi dari hati dengan Allah SWT. Melalui shalat malam, seseorang bisa mendekatkan diri pada Allah, memohon ampunan, serta memohon berbagai kebaikan untuk diri sendiri. Rasulullah bersabda : "Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah “Muharram”. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR Muslim).”

(Nona Amalia)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper