Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jokowi Minta Jajarannya Jaga Stabilitas Jelang Pemilu dan Ramadan

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi menjelang pemilu dan ramadan.
Presiden Joko Widodo memberikan paparan saat acara Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2024 di Jakarta, Jumat (22/12/2023). Seminar bertajuk Optimisme Penguatan Ekonomi Nasional di Tengah Dinamika Global tersebut membahas terkait sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan ekonomi global. JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Presiden Joko Widodo memberikan paparan saat acara Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2024 di Jakarta, Jumat (22/12/2023). Seminar bertajuk Optimisme Penguatan Ekonomi Nasional di Tengah Dinamika Global tersebut membahas terkait sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan ekonomi global. JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan menjelang akhir periode jabatannya agar kabinet Indonesia Maju tetap waspada terhadap dinamika geopolitik dan ekonomi global.

Hal ini dia sampaikan saat membuka sidang Kabinet Paripurna terkait peningkatan kinerja aparatur sipil negara melalui keterpaduan layanan digital pemerintah di Istana Negara, Selasa (9/1/2024).

“Harus detil menjaga kondisi dalam negeri utamanya menjelang pemilu serentak pada Februari. Serta harus menyiapkan rencana menyongsong Ramadan dan Idulfitri pada Maret—April 2024 mendatang,” katanya dalam forum tersebut.

Tak hanya itu, Jokowi turut meminta agar jajaran Kementerian/Lembaga (K/L) juga perlu waspada terhadap perubahan iklim yang kemungkinan bisa menggangu musim tanam dan panen raya.

Mengingat, Kepala Negara mengatakan bahwa meskipun pemerintah terus melakukan perencanakan dan kalkulasi tetapi segala potensi dan ancaman harus terus diwaspadai.

“Itung-itungan mengenai kondisi aman cadangan strategis pangan harus terus dikalkulasi dengan baik karena perubahan iklim ini betul-betul harus dihitung,” pungkas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper