Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perang Ukraina Terkini: Rusia Serang Kilang Minyak Kremenchuk

Rusia menyerang kilang minyak Kremenchuk di wilayah tengah Poltava Ukraina dalam serangan pesawat tak berawak semalam.
Prajurit Ukraina dari Brigade Infanteri Bermotor Terpisah Kost Hordiienko ke-57 menembakkan howitzer self-propelled 2S1 Gvozdika ke arah pasukan Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di posisi dekat kota Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina 25 Juni 2023. REUTERS/Oleksandr Ratushniak/Foto File
Prajurit Ukraina dari Brigade Infanteri Bermotor Terpisah Kost Hordiienko ke-57 menembakkan howitzer self-propelled 2S1 Gvozdika ke arah pasukan Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di posisi dekat kota Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina 25 Juni 2023. REUTERS/Oleksandr Ratushniak/Foto File

Bisnis.com, JAKARTA - Rusia menyerang kilang minyak Kremenchuk di wilayah tengah Poltava Ukraina dalam serangan pesawat tak berawak semalam, menyebabkan kebakaran, kata Gubernur Dmytro Lunin pada Rabu (20/9/2023).

Melansir Reuters, operasi kilang untuk sementara dihentikan, katanya melalui aplikasi pesan Telegram, seraya menambahkan bahwa tidak ada informasi mengenai korban jiwa.

“Tadi malam, Rusia berulang kali menyerang wilayah Poltava. Sistem pertahanan udara kami bekerja dengan baik melawan UAV (kendaraan udara tak berawak) musuh,” ujarnya.

Kilang tersebut telah diserang berulang kali oleh Rusia sejak menginvasi Ukraina tahun lalu.

Sistem pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 17 dari 24 drone yang diluncurkan Rusia ke Ukraina semalam, kata militer.

Tangki Bahan Bakar

Sebuah tangki bahan bakar diesel terbakar pada Rabu  (20/9/2023) pagi di distrik Kota Adlersky di resor Sochi di Laut Hitam Rusia, kata Veniamin Kondratyev, gubernur wilayah Krasnodar.

Berdasarkan informasi awal, tidak ada korban jiwa.

“Alasan insiden ini sedang diselidiki,” kata Kondratyev melalui aplikasi pesan Telegram.

Korvet Stoikiy milik Armada Baltik Rusia melakukan latihan penembakan terhadap sasaran tiruan di Laut Baltik, kata kementerian pertahanan Rusia pada Rabu (20/9/2023).

Awak kapal perang kecil itu melakukan serangkaian latihan terjadwal, menembaki sasaran permukaan dan udara dalam “lingkungan gangguan yang sulit” dengan menggunakan tindakan pencegahan elektronik terhadap kemungkinan musuh.

“Wilayah laut Armada Baltik, tempat latihan itu berlangsung, untuk sementara dinyatakan berbahaya bagi pelayaran sipil dan penerbangan penerbangan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan di platform pesan Telegram.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper