Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Prancis: Pasokan Tank ke Ukraina Tidak Akan Ubah Situasi Perang

Militer Prancis menyebut pasokan tank ke Kyiv, Ukraina hanya akan membantu bangun keseimbangan, tidak akan mengubah situasi dalam perang.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 26 Januari 2023  |  10:45 WIB
Prancis: Pasokan Tank ke Ukraina Tidak Akan Ubah Situasi Perang
Prancis: Pasokan Tank ke Ukraina Tidak Akan Ubah Situasi Perang. Tank Leopaard Angkatan Darat Polandia. Bloomberg/Fotografer: Omar Marques - Getty Images\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak militer Prancis mengatakan bahwa pasokan tank berat ke Kyiv, Ukraina hanya akan membantu membangun keseimbangan, tetapi tidak akan mengubah situasi perang di lapangan.

Kabar itu diungkap oleh harian Prancis, Le Figaro mengutip dari sumber militer Prancis, pada Rabu (25/1/2023).

“Tank dapat membantu Ukraina mengurangi beban. Tapi itu tidak akan mengubah situasi secara drastis,” katanya.

Menurutnya, peluang bagi tentara Ukraina telah tertutup, karena tentara Rusia mulai memperkuat posisinya, termasuk di dekat Melitopol dan Mariupol yang memperumit setiap serangan.

Analis di bidang geopolitik, Jenderal Prancis, Olivier Kempf mengatakan bahwa bantuan tank ke Ukraina hanya akan memulihkan keseimbangan.

"Ini lebih tentang memulihkan keseimbangan daripada memberi Ukraina sarana untuk menang," lanjutnya, seperti dilansir dari TASS, Kamis (26/1/2023).

Pihaknya mencatat bahwa di tengah laporan tentang pasokan tank Leopard 2 Jerman, M1 Abrams AS dan Challenger 2 Inggris ke Kyiv, Paris menghindari kejelasan tentang kemungkinan pasokan tank Leclerc Prancis. Sumber surat kabar tentara Prancis mengatakan bahwa hadiah seperti itu untuk Ukraina tidak perlu dipertanyakan lagi.

Menurutnya, tentara Prancis tidak ingin menanggalkan senjata semacam itu, meskipun pemerintah terus mengatakan dengan hati-hati bahwa pasokan semacam itu tidak dikecualikan.

Pada Rabu (25/1/2023), AS mengumumkan rencananya untuk memasok 31 tank M1 Abrams ke Kyiv. Sementara itu, pemerintah Jerman mengkonfirmasi niatnya untuk mengirim 14 tank Leopard 2 dari cadangannya sendiri dan mengizinkan ekspor ulang dari negara lain. 

Selain itu, rencana pengiriman tank ke Ukraina juga diumumkan oleh Norwegia dan Slovakia. Sebelumnya, beberapa negara seperti Inggris, Prancis, dan Polandia mengumumkan keputusan mereka untuk memasok tank ke Kyiv, Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Ukraina tank prancis
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top