Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Sukabumi: Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

Gempa Sukabumi M5,8 ini dipicu adanya deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) pada lempeng indo-australia atau populer disebut sebagai gempa di zona benioff.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  08:53 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Sukabumi: Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Sukabumi: Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia. Wilayah terdampak Gempa Sukabumi pagi ini, Kamis (8/12/2022). - BMKG
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan dalam seminggu terakhir terjadi 5 kali gempa di Indonesia dengan magnitudo ≥ 5,0. Terbaru, gempa magnitudo 5,8 terjadi di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan bahwa gempa yang terjadi di Sukabumi dipicu deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia.

"Gempa ini M5,8 ini dipicu adanya deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) pada lempeng indo-australia atau populer disebut sebagai gempa di zona benioff," cuitnya melalui akun Twitter @DaryonoBMKG, Kamis (8/12/2022).

Daryono menambahkan bahwa gempa di Sukabumi bukanlah gempa Megathrust dan tak berpotensi tsunami. Oleh karenanya, dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

Sementara itu, gempa di Cianjur dengan kekuatan M5,6 merupakan gempa akibat pergerakan sesar lempeng Cimandiri. Gempa tersebut sangat dirasakan dan berdampak pada permukaan karena bersifat gempa dangkal.

Dilansir dari laman BNP Bali, Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa sukabumi gempa sukabumi BMKG
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top