Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

AS Setuju Jual Suku Cadang Pesawat Senilai US$428 Juta ke Taiwan

AS menyetujui potensi penjualan suku cadang pesawat senilai US$428 juta untuk Taiwan guna membantu angkatan udaranya.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 07 Desember 2022  |  11:40 WIB
AS Setuju Jual Suku Cadang Pesawat Senilai US$428 Juta ke Taiwan
Bendera Taiwan terlihat saat latihan Angkatan Laut menjelang Tahun Baru Imlek di Kaohsiung, Taiwan, 27 Januari 2021. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) menyetujui potensi penjualan suku cadang pesawat senilai US$428 juta untuk Taiwan guna membantu angkatan udaranya.

Melansir Channel News Asia, Rabu (7/12/2022), suku cadang itu akan digunakan Angkatan Udara Taiwan menghadapi jet China yang beroperasi di dekat pulau tersebut.

Angkatan Udara Taiwan memiliki perlengkapan yang baik tetapi menua, dan dikerdilkan oleh China.

Beijing memandang pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya dan selama sekitar tiga tahun terakhir telah melakukan serangan mendadak setiap hari di dekat Taiwan.

Sejak awal Agustus, ketika China menggelar latihan perang di sekitar Taiwan setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei, angkatan udara China juga secara teratur melintasi garis median Selat Taiwan, yang berfungsi sebagai batas tidak resmi.

Pentagon, dalam dua pernyataan Selasa (6/12/2022) malam, suku cadang itu akan mendukung F-16 Taiwan, jet tempur pertahanan, semua pesawat dan sistem atau subsistem lain asal AS.

“Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada keberlanjutan armada udara penerima, meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan sambil memberikan kemampuan pertahanan dan transportasi yang penting untuk keamanan regional,” ujar pihak Pentagon.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Rabu (7/12/2022), bahwa penjualan itu diharapkan "berlaku" dalam waktu satu bulan.

Dengan China mencoba untuk "menormalkan" aktivitas militernya di dekat Taiwan dan menekan wilayah udara dan laut, serta kemampuan untuk berlatih, penjualan itu akan sangat membantu Angkatan Udara Taiwan, tambah kementerian itu.

Ini akan "membantu menjaga peralatan yang tepat dan pengisian jet tempur angkatan udara kita, memenuhi kebutuhan operasi pertahanan dan pelatihan kesiapan tempur, dan memastikan bahwa kekuatan tempur kita tidak akan jatuh,” kata pernyataan itu.

AS adalah pemasok senjata internasional terpenting Taiwan, meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Kantor Kepresidenan Taiwan mencatat ini adalah penjualan senjata ketujuh yang disetujui oleh pemerintahan Biden, dan menekankan bahwa persetujuan terbaru akan meningkatkan kekuatan tempur Taiwan.

"Taiwan akan terus menunjukkan tekad dan kemampuannya untuk mempertahankan diri dan dengan tegas mempertahankan kedaulatannya serta melindungi keamanan nasional," kata pihak Kantor Kepresidenan Taiwan.

China telah berulang kali menuntut AS berhenti menjual senjata ke Taiwan dan telah menjatuhkan sanksi pada produsen senjata AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat taiwan china pentagon
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top