Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rudal Rusia Hantam Stasiun Kereta, 100 Lebih Prajurit Ukraina Tewas!

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan senjata presisi tinggi oleh Angkatan Udara Rusia menghantam konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 November 2022  |  06:59 WIB
Rudal Rusia Hantam Stasiun Kereta, 100 Lebih Prajurit Ukraina Tewas!
Beberapa kendaraan terbakar setelah Rusia meluncurkan rudal ke Ibu Kota Kyiv, Ukraina pada Senin (10/10/2022). Serangan ini meningkatkan esklasi perang Rusia vs Ukraina - The Moscow Times
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Angkatan Bersenjata Federasi Rusia terus melakukan operasi militer khusus di Ukraina. Mereka kembali menghujani Ukraina dengan rudal-rudal berpresisi tinggi.

Laporan Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan bahwa serangan senjata presisi tinggi oleh Angkatan Udara Rusia menghantam konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer brigade tank ke-17 Ukraina di area stasiun Moiseevka di wilayah Dnepropetrovsk.

Akibat serangan itu delapan kendaraan lapis baja dan lima kendaraan hancur saat akan dinaikkan ke transportasi kereta api. “Selain itu, lebih dari 100 prajurit Ukraina tewas,” tulis laporan Kemhan Rusia, dikutip Selasa (29/11/2022).

Selain terus mengintensifkan serangan rudal, prajurit Rusia juga terus bergerak maju untuk menggempur serangan balik Ukraina. Di arah Kupyansk, dua kelompok kompi taktis pasukan Ukraina, berusaha menyerang posisi Rusia ke arah pemukiman Kuzemovka di Lugansk.

Rusia mengklaim berhasil memukul mundur pasukan Ukraina kembali ke posisi semula di wilayah pemukiman Berestovoe, wilayah Kharkiv. “Lebih dari 50 prajurit Ukraina, satu tank, dua pengangkut personel lapis baja, dan sebuah truk pickup dihancurkan.”

Sementara itu, di arah Krasno-Limansky di wilayah Serebryansky Lesnichestvo dari Luhansk, tembakan artileri Rusia mengalahkan dua kelompok kompi taktis Angkatan Bersenjata Ukraina, yang bergerak maju ke arah pemukiman dari Chervonaya Dibrova. Lebih dari 30 prajurit Ukraina, dua kendaraan lapis baja dan tiga truk hancur.

Rusia juga melaporkan bahwa pohaknya juga berhasil memukul serangan balik Ukraina yang berusaha menahan laju pasukan Rusia. Akibat pertempuran hebat di arah Artyomovsk, 80 prajurit Ukraina, satu tank, tiga kendaraan tempur lapis baja, dua truk pikap, dan sebuah mobil dihancurkan oleh pasukan Rusia.

Adapun, di arah Donetsk Selatan dekat pemukiman Neskuchnoe dan Oktyabr dari Donetsk, dua serangan balik Ukraina berhasil dihalau oleh serangan artileri dan aksi kelompok penyerang Rusia. Pertempuran ini mengakibatkan lebih dari 50 prajurit Ukraina, dua kendaraan tempur lapis baja dan kendaraan tempur infanteri hancur dalam sehari.

Sementara itu, serangan operasional-taktis dan penerbangan militer, pasukan misil, dan artileri menghancurkan 8 pos komando Ukraina serta 57 unit artileri dalam posisi tembak, tenaga kerja dan peralatan militer di 124 distrik. “Di daerah pemukiman Terny dan Kurdyumovka Donetsk, dua gudang amunisi Angkatan Bersenjata Ukraina dihancurkan.”

“Sistem pertahanan udara menghancurkan 7 kendaraan udara tak berawak. Selain itu, dua rudal anti-radar HARM dicegat di dekat pemukiman Novaya Kakhovka, wilayah Kherson.”

Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 333 pesawat, 177 helikopter, 2.572 kendaraan udara tak berawak, 390 sistem rudal antipesawat, 6.866 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 904 kendaraan tempur dari berbagai sistem peluncuran roket, 3.624 lapangan senjata artileri dan mortir, serta 7.395 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top