Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perang Rusia vs Ukraina: Gawat! Rusia Makin Kuat, Ukraina Mulai Ketar-Ketir

Setelah melumpuhkan pembangkit listrik, maka federasi Rusia berencana menghancurkan infrastruktur perbankan Ukraina.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 28 November 2022  |  12:29 WIB
Perang Rusia vs Ukraina: Gawat! Rusia Makin Kuat, Ukraina Mulai Ketar-Ketir
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina berpartisipasi dalam latihan di bekas pabrik aspal di pinggiran Kyiv, Ukraina, Sabtu (19/2/2022). - Bloomberg/Ethan Swope
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perang Rusia vs Ukraina kini memasuki hari ke- 278. Semakin mencekam,  Rusia terus menggencarkan misinya untuk menguasai wilayah Ukraina. 

Jenderal Rusia dan Wakil Duma Negara Federasi Rusia Andriy Gurulev secara terbuka mengungkapkan target Rusia berikutnya, yakni melancarkan serangan rudal ke Ukraina. Selain itu, federasi Rusia dikatakan berencana ingin menghancurkan infrastruktur perbankan Ukraina.

Pernyataan Gurulev itu dikeluarkannya dalam sebuah siaran propagandis Rusia. Bahkan videonya sudah tersebar luas di internet

Dalam video tersebut, Gurulev membeberkan bahwa Rusia berencana ingin membuat warga Ukraina tersiksa dengan memiliki masalah keuangan. 

"Sekarang kita telah menyerang seluruh sistem energi. Nantinya kita akan sampai di titik akhir, misalnya pada sistem perbankan. Bom pusat operasi perbankan. Semuanya akan berhenti, mereka tidak dapat mentransfer apa pun ke mana pun, kartu tidak berfungsi,  tidak dapat melakukan pembayaran," kata Gurulev dikutip dari Glavcom pada Senin (28/11/2022).

Sementara itu, Juru Bicara Komando Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ignat, menginstruksikan kepada seluruh pasukan dan warga Ukraina agar selalu waspada dan bersiap akan adanya ancaman serangan terbaru dari Rusia yang dapat terjadi kapanpun.

"Minggu depan atau besok. Kita harus bersiap. Kita tidak bisa menentukan pukulan ini kapan terjadinya. Jadi jangan bersantai, melainkan bersiaplah," kata Ignat.

Dilansir dari The Guardian pada Senin (28/11/2022) Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan wilayah Ukraina.

"Untuk ini, saya berterima kasih kepada ribuan orang yang bekerja sepanjang waktu di seluruh negara bagian kami untuk memulihkan penerangan, memulihkan air untuk warga, memulihkan kehangatan dan komunikasi," katanya.

"Bersama-sama dan saling membantu, kita akan mengatasi tantangan perang dan musim dingin ini," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Faksi Pelayan Rakyat di Verkhovna Rada Ukraina, David Arakhamia, memperingatkan warga Ukraina bahwa minggu depan bisa menjadi waktu yang sangat sulit. Menurutnya, Rusia sedang merencanakan serangan baru terhadap fasilitas energi.

Rangkuman perang Rusia vs Ukraina hari ke- 278:

– Terjadi penembakan di Kherson, ratusan warga terpaksa kembali mengungsi

Kabar terbaru datang dari Kherson. Setelah sempat kembali ke rumah masing-masing, ratusan warga Ukraina dilaporkan kembali keluar dari kota Kherson pada Minggu (27/11/2022) untuk menyelamatkan diri dari tembakan Rusia.

“Menyedihkan kami harus kembali meninggalkan rumah kami,” kata Yevhen Yankov kepada Associated Press.

“Kemari kami bebas, tapi sekarang kami harus pergi lagi karena ada penembakan, ada yang tewas di antara penduduk," lanjutnya.

– Rusia diprediksi akan tinggalkan infrastruktur Zaporizhzhia

"Ada tanda-tanda bahwa pasukan Rusia mungkin bersiap untuk meninggalkan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki," kata kepala perusahaan energi nuklir milik negara Ukraina.

– Walikota Kyiv berdiskusi dengan Zelensky, bahas solusi pemadaman listrik

The Guardian melaporkan bahwa Walikota Kyiv Vitali Klitschko telah beradu argumen dengan Zelensky tentang bagaimana upaya yang perlu dilakukan untuk membantu warga dalam mengatasi pemadaman listrik.

– Inggris berjanji akan pertahankan atau tingkatkan bantuan militer ke Ukraina tahun depan

“Kami akan mendukung Ukraina selama diperlukan. Kami akan mempertahankan atau meningkatkan bantuan militer kami tahun depan. Dan kami akan memberikan dukungan baru untuk pertahanan udara, ”kata  Perdana Menteri Rishi Sunak.

– Inggris akan sediakan rudal Brimstone 2

"Kami akan menyediakan Brimstone 2, rudal yang dipandu dengan presisi, ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan terbaru. Bantuan ini telah memainkan peran penting dalam menghentikan kemajuan Rusia,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

– Ukraina pulihkan kembali empat infrastruktur energi

Pihak berwenang Ukraina secara bertahap memulihkan jaringan listrik, yang dibantu oleh penyambungan kembali empat pembangkit nuklir di negara itu. 

“Kami telah memulihkan pembangkit dan pasokan listrik secara bertahap, hari demi hari,” kata Zelensky.

“Sampai hari ini, di sebagian besar wilayah negara, hanya jadwal stabilisasi penutupan yang berlaku," sambungnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Rusia Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top