Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Wali Kota Kyiv Adu Argumen dengan Zelensky Imbas Serangan Rusia

Zelensky sebelumnya mengkritik upaya Klitschko untuk membantu warga menahan pemadaman listrik, dan menyebutnya sebagai suatu yang tidak masuk akal.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 28 November 2022  |  08:59 WIB
Wali Kota Kyiv Adu Argumen dengan Zelensky Imbas Serangan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan keterangan melalui video yang diunggah di Facebook
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wali Kota Kyiv, yang juga mantan petinju profesional, Vitali Klitschko, membalas kritik Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky pada Minggu (27/11/2022).

Zelensky sebelumnya mengkritik upaya Klitschko untuk membantu warga menahan pemadaman listrik, dan menyebutnya sebagai suatu yang tidak masuk akal di saat serangan militer Rusia.

Klitschko menyatakan 430 pusat pemanas membantu warga mengatasi dampak serangan Rusia terhadap pembangkit listrik dan lebih dari 100 lainnya direncanakan jika terjadi kondisi ekstrem. 

Presiden Volodymyr Zelensky mencatat pada pekan lalu ada banyak keluhan tentang langkah-langkah yang diambil untuk kebijakan di ibu kota Kyiv.

"Saya tidak ingin terlibat dalam pertempuran politik, terutama dalam situasi saat ini," kata Klitschko dalam video yang diunggah di Telegram.

Klitschko, yang telah masuk dalam beberapa perselisihan dengan Zelensky sebelum invasi, mengatakan sekutu presiden telah terlibat dalam manipulasi tentang upaya kota.

"Sederhananya, ini tidak baik. Bukan untuk Ukraina atau mitra asing kami. Hari ini, tidak seperti sebelumnya, setiap orang harus bersatu dan bekerja sama, dan di sini kita memiliki semacam permainan politik," kata Klitschko.

Zelensky dalam sepekan terakhir mempromosikan upayanya untuk menyediakan sambungan pemanas, air, internet, dan telepon seluler yang didirikan di seluruh Ukraina.

Pada pidato video malam pada Jumat (25/11/2022), Zelensky mengatakan walikota Kyiv tidak berbuat banyak untuk membantu warga Ukraina yang terkepung.

"Sederhananya, dibutuhkan lebih banyak pekerjaan," kata Zelensky, seperti dilansir dari CNA, Senin (28/11/2022).

Zelensky terpilih dengan telak dalam pemilihan umum (pemilu) pada 2019, 5 tahun setelah Klitschko pertama kali menjabat sebagai Wali Kota Kyiv.

Sebelum perang dengan Rusia, kedua pemimpin itu berselisih tentang cara menjalankan ibu kota Ukraina dan kebijakan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ukraina Perang Rusia Ukraina Rusia
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top