Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rusia Bantah Perlambat Inspeksi Kapal Pengangkut Biji-Bijian Ukraina

Duta Besar Rusia untuk Turki Aleksey Erkhov membantah pihaknya memperlambat inspeksi kapal pengangkut biji-bijian dari Ukraina.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 26 November 2022  |  06:47 WIB
Rusia Bantah Perlambat Inspeksi Kapal Pengangkut Biji-Bijian Ukraina
Kapal kargo berbendera Sierra Leone, Razoni membawa gandum dan biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Odesa, kata Kementerian Pertahanan Turki, Senin (1/8/2022). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Turki Aleksey Erkhov membantah pihaknya memperlambat inspeksi kapal pengangkut biji-bijian dari Ukraina di Istanbul.

Moskow mengklaim, bahkan mengirim lebih banyak perwakilannya per hari ke Istanbul untuk inspeksi kapal pengangkut biji-bijian daripada yang diamanatkan.

Ekspor biji-bijian Ukraina berjalan lebih lambat sejak kesepakatan yang ditengahi PBB diperpanjang minggu lalu untuk membantu mengurangi kelaparan global, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (26/11/2022).

Vasyl Bodnar, Duta Besar Ukraina untuk Turki, mengaitkan perlambatan tersebut dengan ketidakpastian atas pembaruan kesepakatan pekan lalu, dan penolakan Rusia untuk mempercepat inspeksi dan menambah jumlah tim dari tiga tim yang ada saat ini.

Aleksey Erkhov mengatakan, bahwa Rusia "dengan ketat mematuhi kewajibannya" berdasarkan kesepakatan ekspor biji-bijian, yang mengharuskan para pihak membentuk tiga tim inspeksi.

“Berdasarkan hal tersebut, jumlah dan komposisi delegasi Rusia ke JCC ditetapkan,” katanya seraya menambahkan bahwa Rusia mengirimkan perwakilannya ke satu atau dua tim inspeksi tambahan setiap hari karena bertambahnya jumlah kapal.

"Ini dilakukan sebagai isyarat niat baik dan dengan mengurangi waktu yang dimaksudkan bagi pengawas untuk beristirahat sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan," kata Erkhov.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Ukraina Rusia PBB
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top