Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Net89, Bareskrim Sita Dua Gedung dan Sejumlah Aset

Bareskrim sita bebebeapa aset terkait kasis robot trading Net89 di antaranya gedung, uang tuni, hingga jam tangan mewah.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 24 November 2022  |  18:10 WIB
Kasus Net89, Bareskrim Sita Dua Gedung dan Sejumlah Aset
Ilustrasi tindakan penipuan atau investasi bodong - 123rf
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kembali melakukan penyitaan terkait kasus penipuan robot trading Net89.

Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadan mengatakan penyitaan ini pada Selasa tanggal 22 November 2022 pukul 15.00 WIB oleh Subdit II Perbankan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

Ramadan meungkapkan salah satu aset yang disita adalah gedung dan kantor milik PT imbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) di bilangan Tangerang.

“Berupa satu gedung tower PT SMI Net89 di BSD Boulevard Utara, Tangerang senilai Rp715 miliar. Kedua kantor PT SMI Net89 di ruko Forester Bisnis Tangerang senilai Rp11 milyar,” ungkap Ramadan dalam keterangan resminya, Kamis (24/11/2022).

Kemudian, Ramadan mengatakan bahwa penyidik telah melakukan penyitaan juga terhadap aset milik tersangka robot trading Net89 atas nama E atau ED.

“Pertama uang tunai Rp300 juta, yang kedua menyita satu mobil senilai lain Rp270 juta, yang ketiga satu jam tangan mewah merek Rolex senilai Rp240 juta,” ujar Ramadan.

Selain ketiga barang tersebut, penyidik juga menyita satu buah tas mewah merk LV senilai Rp32 juta, satu unit laptop senilai Rp6 juta, dan satu unit ponsel.

Sebelumnya, Polri menyita aset milik tersangka kasus penipuan robot trading Net89, Reza Shahrani atau Reza Paten.

Kepala Biro Penmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadan mengatakan bahwa aset yang disita antara lain dua mobil masing-masing senilai Rp2,7 miliar dan Rp690 juta.

“Dari tersangka RS dua buah mobil dengan harga Rp2,7 miliar dan Rp690 juta. Lalu, satu buah ikat kepala senilai Rp2,2 miliar dan satu unit sepeda senilai Rp777 juta,” ujar Ramadan dalam keterangan resminya, Jumat (11/11/2022).

Selain itu, pihak dari Bareskrim juga menyita satu buah mobil dari tersangka lainnya yaitu atas nama AL dengan nilai Rp1,5 miliar

“Dari tersangka AL disita satu unit mobil senilai Rp1,5 miliar,” tandas Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim robot trading penipuan
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top