Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rishi Sunak Janjikan Bantuan Penuh ke Zelensky untuk Lawan Rusia

Sunak kembali janji negaranya akan terus memberikan dukungan kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia.  
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di sela-sela KTT G20 Bali, Indonesia, Rabu (16/11/2022) - Dok. Twitter @RishiSunak.
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di sela-sela KTT G20 Bali, Indonesia, Rabu (16/11/2022) - Dok. Twitter @RishiSunak.
Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak melakukan kunjungan dadakan ke Ukraina pada Sabtu (19/11/2022).
 
Sunak kemudian disambut secara langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Melansir dari The Guardian, Zelensky menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilakukan di ibu kota Kyiv. 
 
"Selama pertemuan hari ini, kami membahas masalah terpenting baik untuk negara kami maupun untuk keamanan global," ujar Zelensky dalam aplikasi perpesanan Telegram dikutip Minggu (20/11/2022). 
 
Dalam pertemuan tersebut, Sunak kembali menekankan janji negaranya untuk terus memberikan dukungan kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia. 
 
Dia menyebut, Inggris bahkan akan terus mengingat perjuangan Ukraina hingga akhirnya negera tersebut berhasil meraih kemenangannya nanti. 
 
"Di tahun-tahun mendatang, kami akan menceritakan kisah Anda kepada cucu kami, betapi bangga dan berdaulatnya orang-orang berdiri di hadapan serangan yang mengerikan. bagaimana Anda berjuang, bagaimana Anda berkorban, bagaimana Anda menang," ujar Sunak dalam konferensi pers dikutip Minggu (20/11/2022). 
 
Adapun, kedatangan Sunak kali ini disertai dengan pemberian paket bantuan pertahanan yang terdiri dari 125 senjata anti-pesawat dan teknologi untuk membantu Ukraina melawan drone yang dipasok Iran. Bantuan tersebut senilai 50 juta poundsterling atau sekitar Rp929,7 miliar. 
 
Selain itu, Sunak juga mengumumkan bahwa Inggris akan meningkatkan tawaran pelatihan untuk angkatan bersenjata Ukraina. Inggris juga akan mengirimkan ahli medis dan insinyur tentara sebagai bentuk dukungan khusus. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper