Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik ke Pesisir Korea Selatan

Militer Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik jarak pendek menuju perairan timur, pada Kamis (17/11/2022).
Warga Korea Utara menonton peluncuran uji rudal balistik antarbenua Hwasong-14 . Foto dirilis Korea Utara News Agency (KCNA)./Reuters
Warga Korea Utara menonton peluncuran uji rudal balistik antarbenua Hwasong-14 . Foto dirilis Korea Utara News Agency (KCNA)./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pihak militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Korea Utara (korut) kembali meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke perairan timur pada Kamis (17/11/2022).

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Korea Utara mengancam akan melancarkan tanggapan militer lebih kuat terhadap Amerika Serikat (AS) yang mendukung sekutunya, Korea Selatan dan Jepang.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengungkap bahwa militer Korea Selatan mendeteksi peluncuran rudal itu dari daerah pesisir timur Wonsan Korea Utara pada pukul 10:48 waktu setempat.

Korea Selatan telah meningkatkan pengawasannya terhadap Korea Utara dan mempertahankan kesiapan militer dengan koordinasi yang erat dengan AS.

Peluncuran rudal balistik Korea Utara itu menjadi yang pertama ditembakkan dalam 8 hari dan yang terbaru dalam rentetan uji coba dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Korea Utara mengatakan bahwa beberapa uji coba itu menjadi simulasi serangan nuklir terhadap target Korea Selatan dan AS, seperti dilansir dari The Guardian, Kamis (17/11/2022).

Menteri Luar Negeri Korut Choe Son-hue telah memperingatkan bahwa kesepakatan AS-Korea Selatan-Jepang baru-baru ini akan membuat ketegangan di Semenanjung Korea semakin tidak dapat diprediksi.

Pernyataan Choe menjadi tanggapan resmi pertama Korea Utara terhadap KTT trilateral Presiden AS Joe Biden dengan rekan-rekannya dari Korea Selatan dan Jepang di Kamboja pada Minggu (13/11/2022).

Ketiga pemimpin itu mengecam keras uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini, dan setuju untuk bekerja sama melakukan pencegahan atas rencana tersebut.

Pada KTT di Kamboja, Biden menegaskan kembali komitmennya untuk membela Korea Selatan dan Jepang dengan berbagai kemampuan, termasuk dari serangan senjata nuklir Korea Utara.

"Semakin AS dan sekutunya mengintensifkan kegiatan militer yang provokatif dan menggertak, tindakan balasan militer Korea Utara akan semakin sengit," kata Choe.

Adanya kekhawatiran, bahwa Korea Utara akan melakukan uji coba nuklir pertamanya dalam 5 tahun, sebagai langkah selanjutnya dalam memperkuat kemampuan militernya melawan AS dan sekutunya. 

Pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan Korea Utara telah menyelesaikan persiapan untuk melakukan uji ledakan nuklir di fasilitas pengujian jarak jauh.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper