Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Alasan PDIP Beri Sanksi Lebih Berat ke FX Rudyatmo Dibandingkan Ganjar

FX Hadi Rudyatmo dengan jelas menyebut nama capres, sedangkan Ganjar tidak.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 27 Oktober 2022  |  09:41 WIB
Ini Alasan PDIP Beri Sanksi Lebih Berat ke FX Rudyatmo Dibandingkan Ganjar
Ini Alasan PDIP Beri Sanksi Lebih Berat ke FX Rudyatmo Dibandingkan Ganjar. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota SoloFX Hadi Rudyatmo tiba di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun membeberkan alasan partai memberikan sanksi lebih ringan kepada Ganjar Pranowo jika dibandingkan FX Hadi Rudyatmo.

Komarudin menjelaskan, PDIP hanya menjatuhi sanksi lisan kepada Ganjar karena gubernur Jawa Tengah tersebut tak melanggar aturan partai. Ganjar, lanjutnya, tidak mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (capres). Menurutnya, Ganjar hanya menjawab pertanyaan wartawan.

“Pak Ganjar itu tidak mendeklarasikan diri sebagai calon [presiden]. Itu ada rentetan pertanyaan dari wartawan, dia hanya menjawab. Memang partai itu mempersiapkan kader bangsa untuk siap dicalonkan ke tingkatkan mana saja,” jelas Komarudin kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Rabu (27/10/2022).

Sekadar informasi, Ganjar menyatakan siap maju menjadi capres saat melakukan wawancara dengan stasiun TV swasta. Dia mengatakan akan selalu siap bekerja untuk bangsa.

“Untuk bangsa dan negara ini apa sih yang kita tidak siap?” ungkap Ganjar seperti yang disiarkan dalam kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022) malam.

Meski begitu, Komarudin mengatakan PDIP tetap menjatuhkan sanksi lisan kepada Ganjar karena pernyataanya tersebut telah menimbulkan penafsiran yang berbeda-beda di masyarakat.

Apalagi, lanjutnya, Ganjar merupakan kader senoir di PDIP. Oleh sebab itu, Ganjar seharusnya lebih berhat-hati memberikan pernyataan.

Sementara itu, untuk FX Rudy, Komarudin mengatakan Ketua DPC PDIP Solo tersebut dikenai sanksi berat dan terakhir. Alasannya, Rudy sudah mengungkapkan nama capres tertentu.

Komarudin berpendapat, pernyataan tersebut melanggar keputusan kongres partai yang memberikan mandat kepada ketua umum mereka, Megawati Soekarnoputri, yang dapat menyampaikan terkait capres usungan PDIP.

“Pak Rudy karena mengungkapkan calon tertentu, itu yang dilarang oleh keputusan kongres. Itu hanya bisa disampaikan Ibu Mega, tentu pada waktunya,” ungkap Komarudin.

Sebelumnya, Rudy telah menyatakan dukungan kepada Ganjar untuk maju sebagai capres. Meski begitu, dia juga mengatakan akan patuh dengan keputusan Megawati terkait capres.

"Aku dukung [Ganjar Pranowo jadi capres]. Kader mendukung kader kan sah, tapi semua manut Ketua Umum [Megawati Soekarnoputri]. Kalau saya mendukung satu juta persen," kata Rudy kepada awak media di sela-sela pelaksanaan Psikotes DPP PDIP untuk Penjaringan bakal caleg PDIP di Kota Solo, Selasa (18/10/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip fx rudyatmo ganjar pranowo capres megawati
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top