Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKBP Raindra Kena Sanksi Demosi 4 Tahun di Kasus Brigadir J

Mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra dikenakan saksi demosi empat tahun.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 28 September 2022  |  10:52 WIB
AKBP Raindra Kena Sanksi Demosi 4 Tahun di Kasus Brigadir J
Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan untuk medemosi AKBP RRS atau AKBP Raindra Ramadhan Syah terkait pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

“Sanksi administratif, yaitu mutasi bersifat demosi selama 4 tahun,” ujar Karopengmas Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).

Selain demosi 4 tahun, Raindra juga mendapatkan sanksi berupa permintaan maaf secara lisan di hadapan sidang komisi kode etik polri dan secara tertulis ke pimpinan Polri.

Tidak sampai situ, mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu juga mendapatkan pembinaan mental dan kepribadian selama satu bulan.

“Kewajiban pelanggar mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan,” tuturnya.

Dengan diputuskannya putusan tersebut, AKBP Raindra tidak keberatan atau tidak mengajukan banding terkait putusan yang dirinya terima.

“Saudara Raindra menerima dan tidak mengajukan banding,” pungkas Ramadhan.

Sebelumnya, Kabagpenum Kombes Pol Nurul Azizah menjelaskan bahwa Raindra akan melanjutkan sidang dengan menghadirkan lima orang saksi dalam sidang KKEP pada Selasa (27/9/202). Diketahui bahwa Raindra melakukan ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas.

“Saksi dalam persidangan sebanyak enam orang yaitu AKBP JRS, AKBP HZ, AKBP HSH, Kompol DKZ, dan AKP BV,” tutur Nurul

Nama AKBP Raindra Ramadhan Syah m sebelumnya sempat masuk dalam 24 personel yang dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri dari Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram rahasia dengan nomor ST /1751/ VIII/ KEP./2022 tertanggal 23 Agustus 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembunuhan Brigadir J polri polda metro jaya
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top