Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sejarah 21 September, Hari Perdamaian Internasional

21 September setiap tahunnya diperingati sebagai hari perdamaian internasional.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 September 2022  |  08:00 WIB
Sejarah 21 September, Hari Perdamaian Internasional
Duta Besar PBB mengheningkan cipta untuk Ukraina selama pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang resolusi mengenai tindakan Rusia terhadap Ukraina, di Markas Besar PBB di New York City, AS, 25 Februari 2022. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap tahun Hari Perdamaian Internasional diperingati di seluruh dunia pada tanggal 21 September.

Majelis Umum PBB telah menyatakan hari ini sebagai hari yang didedikasikan untuk memperkuat cita-cita perdamaian, dengan menjalankan 24 jam non-kekerasan dan gencatan senjata.

Hari Perdamaian Internasional ditetapkan pada tahun 1981 oleh Majelis Umum PBB. Dua dekade kemudian, pada tahun 2001, Majelis Umum dengan suara bulat memilih untuk menetapkan Hari itu sebagai periode tanpa kekerasan dan gencatan senjata.

Tetapi mencapai perdamaian sejati memerlukan lebih dari sekadar meletakkan senjata. Hal ini membutuhkan pembangunan masyarakat di mana semua anggota merasa bahwa mereka dapat berkembang. Ini melibatkan penciptaan dunia di mana orang diperlakukan sama, terlepas dari ras mereka.

Tema 2022 untuk Hari Perdamaian Internasional adalah “Akhiri rasisme. Bangun perdamaian.” Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa saat kami bekerja menuju dunia yang bebas dari rasisme dan diskriminasi ras. Dunia di mana belas kasih dan empati mengatasi kecurigaan dan kebencian. Dunia yang benar-benar bisa kita banggakan.

Hari Perdamaian Internasional akan diperingati pada 16 September 2022 di Markas Besar PBB. Acara akan dimulai dengan Upacara Lonceng Perdamaian tradisional di Peace Garden pada pukul 9.00 EDT. Pada acara itu, Sekretaris Jenderal dan Presiden Majelis Umum akan membunyikan Lonceng Perdamaian.

Setelah itu, Observasi Pemuda akan diadakan di Kamar Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) pada pukul 09:30 EDT, di mana lebih dari 500 siswa akan berinteraksi dengan Sekretaris Jenderal dan seniman serta aktivis terkenal. Kaum muda akan mempresentasikan proyek yang menggambarkan tindakan yang telah mereka ambil untuk memerangi rasisme dan dengan demikian menumbuhkan perdamaian. Kedua acara akan disiarkan langsung dan sesuai permintaan. Lihat Program Observasi Pemuda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdamaian proposal perdamaian pasukan perdamaian Perdamaian Dunia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top