Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahfud Pastikan Proses Penyelesaian RUU Perampasan Aset Terus Berjalan

Mahfud menegaskan saat ini pemerintah berkomitmen untuk segera mengesahkan Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Perampasan Aset.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 16 September 2022  |  19:37 WIB
Mahfud Pastikan Proses Penyelesaian RUU Perampasan Aset Terus Berjalan
Mahfud Pastikan Proses Penyelesaian RUU Perampasan Aset Terus Berjalan. ANTARA FOTO/Reno Esnir - aww.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan saat ini pemerintah berkomitmen untuk segera mengesahkan Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Perampasan Aset.

Mahfud memastikan bahwa saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penyelesaian RUU yang sudah diajukan ke DPR ini.

"Pemerintah secara resmi sudah mengajukan ke DPR. Kemudian, Presiden sudah menegaskan didalam pidato hari peringatan tanpa korupsi bahwa pemerintah sungguh-sungguh akan menyelesaikan tentang RUU perampasan aset," tutur Mahfud dalam video yang diunggah di Yotube Kemenko Polhukam RI, Jumat (16/9/2022).

Selain itu, Mahfud juga mengatakan bahwa keberadaan UU Perampasan Aset nantinya menjadi payung hukum untuk menyita aset para koruptor.

"Itu [RUU perampasan aset] perlu bagi bangsa. Tidak merugikan siapapun tapi merugikan orang yang melakukan korupsi dan menguntungkan negara," ujarnya.

Mahfud juga menambahkan bahwa Presiden Jokowi terus menanyakan progres dari RUU Perampasan Aset.

"Presiden selalu menanyakan ini sampai mana prosesnya. Saya sampaikan sudah di DPR dan sudah di Prolegnas itu yang khusus untuk Undang-Undang Perampasan Aset," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md RUU Perampasan Aset
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top