Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dilengserkan dari Ketum PPP, Suharso Monoarfa Punya Harta Rp73 Miliar

Suharso Monoarfa tercatat memiliki harta Rp73.064.251.480 atau Rp73 miliar.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 05 September 2022  |  15:04 WIB
Dilengserkan dari Ketum PPP, Suharso Monoarfa Punya Harta Rp73 Miliar
Ketua Umum PPP Periode 2021 - 2026 Suharso Monoarfa. - Twitter PPP
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Suharso Monoarfa resmi diberhentikan dari jabatan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, Suharso tercatat memiliki harta Rp73.064.251.480 atau Rp73 miliar.

Secara perinci, Suharso memiliki delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Bogor, dan Tasikmalaya senilai Rp91.872.050.000.

Dia juga tercatat memiliki lima buah mobil yakni Jaguar XJL 2.0, Toyota Alphard, Lexus JEEP HC, Lexus LX570, dan Toyota Crown senilai Rp6.037.000.000.

Suharso memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1.000.000.000, kas dan setara kas Rp1.057.201.075, serta utang Rp26.901.999.595.

Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi memberhentikan Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025.

Sebelumnya, pada 30 Agustus 2022 tiga pimpinan Majelis Partai telah mengeluarkan Fatwa Majelis untuk memberhentikan Suharso. Fatwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Mahkamah Partai.

"Pada tanggal 2-3 September bertempat di Bogor, Mahkamah Partai melakukan rapat dan mengeluarkan Pendapat Mahkamah Partai, bahwa menyepakati usulan 3 Pimpinan Majelis untuk memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025," ungkap Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Usman M. Tokan dalam keterangan tertulis, Senin (5/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suharso Monoarfa ppp
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top