Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Latihan Militer dengan Rusia dan Sejumlah Negara Lain

Pasukan China akan melakukan latihan militer gabungan dengan Rusia sebagai tuan rumah sekaligus pimpinan latihan yang akan diikuti India, Belarusia, Mongolia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  06:11 WIB
China Latihan Militer dengan Rusia dan Sejumlah Negara Lain
Bendera Rusia dan China - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pasukan China akan melakukan latihan militer gabungan dengan Rusia sebagai tuan rumah sekaligus pimpinan latihan yang juga akan diikuti India, Belarusia, Mongolia, Tajikistan, dan sejumlah negara lain, menurut Kementerian Pertahanan China kemarin.

Partisipasi China dalam latihan bersama itu "tidak terkait dengan situasi internasional dan regional saat ini", menurut kementerian itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (18/8/2022).

Bulan lalu, Moskow mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan militer "Vostok" (Timur) dari 30 Agustus hingga 5 September saat negara itu mengobarkan perang yang mahal di Ukraina.

Pada saat itu beberapa pasukan asing akan berpartisipasi tanpa menyebutkan nama negara.

Kementerian Pertahanan China menyatakan partisipasinya dalam latihan itu adalah bagian dari perjanjian kerja sama tahunan bilateral yang sedang berlangsung dengan Rusia.

“Tujuannya adalah untuk memperdalam kerja sama yang praktis dan bersahabat dengan tentara negara-negara peserta, meningkatkan tingkat kolaborasi strategis di antara para pihak yang berpartisipasi, dan memperkuat kemampuan untuk menanggapi berbagai ancaman keamanan,” menurut pernyataan itu.

Di bawah Presiden China, Xi Jinping dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin, Beijing dan Moskow telah tumbuh dengan hubungan yang semakin dekat.

Setahun yang lalu, Rusia dan China mengadakan latihan militer bersama yang melibatkan lebih dari 10.000 tentara. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memuji latihan Sibu/Cooperation-2021 di Ningxia China dan menyarankan agar dapat dikembangkan lebih lanjut.

Pada bulan Oktober, Rusia dan China mengadakan latihan Angkatan Laut bersama di Laut Jepang. Beberapa hari kemudian, kapal perang Rusia dan China mengadakan patroli bersama pertama mereka di Pasifik barat.

Bulan berikutnya, militer Korea Selatan mengatakan telah mengerahkan jet tempur setelah dua pesawat tempur China dan tujuh pesawat Rusia menyusup ke zona identifikasi pertahanan udara selama apa yang disebut Beijing sebagai latihan reguler.

Tak lama sebelum invasi Rusia pada 24 Februari ke Ukraina, Beijing dan Moskow mengumumkan kemitraan "tanpa batas".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Rusia taiwan vladimir putin xi jinping
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top