Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baru Bebas dari Lapas Sukamiskin, Eks Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK dan Jadi Tersangka

KPK kembali menciduk mantan Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna setelah sempat bebas dari Lapas Sukamiskin.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  11:23 WIB
Baru Bebas dari Lapas Sukamiskin, Eks Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK dan Jadi Tersangka
rnTersangka Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Selasa (23/2/2021). Ajay menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan proyek pengembangan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi. - Antara\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menciduk mantan Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna setelah sempat bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Ajay kembali diseret lantaran terkait pengembangan penyidikan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Patuju dan advokat Maskur Husain.

"Dugaan perbuatan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkot Cimahi dan pemberian suap kepada Stepanus Robin Patuju dan Maskur Husain," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Dia mengisyaratkan Ajay sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan perkara yang melibatkan mantan penyidik KPK ini.

"Tim KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan perkembangannya secara rinci akan segera disampaikan," kata Ali.

Adapun, Stepanus diketahui terbukti menerima suap dari beberapa pihak terkait penanganan perkara di KPK. Uang itu diberikan agar Stepanus membantu para pemberi yang tengah terjerat perkara di KPK.

Stepanus menerima Rp1,69 miliar dari Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial. Kemudian, Stepanus menerima uang dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin melalui pihak swasta Aliza Gunadi. Jumlah uang yang diterima yakni Rp3,09 miliar dan US$36 ribu.

Ketiga, Stepanus juga menerima uang dalam kasus penerimaan gratifikasi Rumah Sakit Bunda di Cimahi Jawa Barat dari Wali Kota nonaktif Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp507,39 juta.

Stepanus juga disebut menerima uang dari Direktur Utama PT Tenjo Jaya Usman Effendi sejumlah Rp525 juta.

Terakhir, Stepanus disebut menerima uang Rp5,17 miliar dari mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK lapas sukamiskin pemkot cimahi
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top